30.5 C
Indramayu
Kamis, 30 April 2026

Tingkatkan IPM di Indramayu, AMIN Gelar Seminar Pendidikan 

KANDANGHAUR, indramayunews.id – Dalam rangka Penguatan Sarjana Desa untuk peningkatan Indeks Pengembangan Manusia (IPM) Indramayu pada bidang pendidikan, Angkatan Muda Indramayu (AMIN) bekerjasama dengan STKIP Al-Amin Kandanghaur berkolaborasi menggelar Seminar pendidikan dengan mengangkat tema  penguatan sarjana desa untuk peningkatan  untuk IPM Indramayu bidang pendidikan di Aula STKIP Al-Amin Kandanghaur Indramayu Jawa barat belum lama ini.
 
Relawan Pendidikan Desa (RPD) adalah salahsatu penggagas diadakannya seminar pendidikan dimana sebagai jembatan penyebarluasan pengaruh pendidikan yang menjadi hal penting dalam pembangunan suatu wilayah. Bahkan program relawan pendidikan desa yang digagas Angkatan Muda Indramayu  tersebut bukan hal baru sehingga program tersebut bukan terletak buka pada pelaksanaan pelatihan melainkan nantinya akan menjadi penggerak keberlangsungan suatu program.
 
Mundirun Founder Relawan Pendidikan Desa (RPD)  mengatakan, relawan pendidikan desa berkesempatan  berbagi banyak pengalaman sekaligus ilmu terhadap mahasiswa-mahasiswa STKIP Al-Amin sebagai agen perubahan ke depan, sebagai calon sarjana pembawa keberlangsungan wilayahnya sekaligus  sebagai bagian penting dalam meningkatkan nilai IPM dalam bidang pendidikan.
 
Menurut Mundirun, hari ini sebagai Mahasiswa tidak hanya bisa diam dan hanya mendapatkan ilmu di bangku kelas, mereka (mahasiswa) harus bisa mencari hal lain di luar dan mencari hal lain yang menjadikan semuanya beragam keilmuan.
 
“Sebagai Mahasiswa kita tidak bisa hanya menjadi orang yang diam, kita bisa melakukan pembelajaran di luar dengan mengasah skill sebagai landasan keberlangsungan” tuturnya.
 
Selaku Founder RPD, Mundirun juga menegaskan bahwa mahasiswa adalah mereka yang mampu melihat peluang, juga mampu melihat permasalahan yang ada dilingkungan untuk kemudian bisa diselesaikan.
 
“Mahasiswa harus berada dengan siswa, kita harus bisa menjadi aktor penyelesaian permasalahan khususnya dalam bidang pendidikan” imbuhnya.
 
Sementara itu, Rektor STKIP Al-Amin Kandanghaur Masduki Duryat berharap seminar-seminar seperti ini menurutnya harus terus dilakukan bahkan bisa dijadikan budaya bagi mahasiswa. Karena sebelum melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat kita harus mampu mengasah kemampuan berkomunikasi terlebih dahulu.
 
“Sebagai agen perubahan, mahasiswa harus mampu melestarikan budaya dialektida agar tidak demam masyarakat” jelas Masduk.
 
Sebagian besar peserta seminar pendidikan menganggap bahwa kegiatan semacam ini mampu menjadikan setiap peserta sebagai pribadi yang berani dan komitmen  tinggi, menjadi aktor penyebarluasan nilai penting pendidikan.
 
“Dengan keikutsertaan mahasiswa pada sementara pendidikan ini harapannya mampu mengasah kemampuan komunikasi, sehingga ketika menyebarkan ilmu tidak diam dan hanya menjadi pendengar saja,” harapnya.
 
Pada Seminar Pendidikan yang digagas Amin Indramayu yang bekerjasama dengan STKIP Al-Amin Kandanghaur tersebut diikuti sebanyak 50 Mahasiswa, dengan mengambil tema  ‘Penguatan Sarjana Desa untuk Peningkatan IPM Indramayu Bidang Pendidikan’. (IN-015)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles