INDRAMAYU, indramayunews.id – Perhelatan 6001 tari Topeng Kelana dalam rangkan memeriahkan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Indramayu, berlangsung semarak.
Langit yang tadinya awan, berubah menjadi merah karena ribuan orang tumpah ruwah memakai kostum topeng berwana merah di Bundaran Adipura Kabupaten Indramayu, Sabtu, (15/10/2022).

Pantauan indramayunews.id di lapangan, titik kumpul peserta tari topeng di Bundaran Adipura. Mereka (peserta,red) karena jumlahnya membludak, ada empat ruas jalan yang dijadikan tempat menari Topeng Kelana.
Keempat lokasi itu meliputi Jalan Jendral Ahmad Yani, Jalan RA Kartin, Jalan Jendral Sudirman, dan pusatnya di Bundaran (perempatan) Adipura Indramayu. Saking membludaknya peserta, semua ruas jalan yang menuju arah kota ditutup sementara.
Sesuai jadwal yang telah ditentukan, Bupati Hj Nina Agustina SH MH CRA, didampingi Ketua Panitia Dr Dr Ir Ady Setiawan SH MH MM MT, tampak hadir di tengah ribuan penari Topeng Kelana. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Indramayu itu langsung membuka acara tari Topeng Kelana.
Bahkan bupati perempuan yang diusung PDI Perjuangan itu, ikut langsung menari bersama ribuan penari topeng lainnya. Setelah selesai menari, Indramayu di bawah kepemimpinannya itu akhirnya dapat memecahkan Rekor Muri terbanyak tari Topeng Kelana.
Penghargaan Rekor Muri diterima oleh Bupati Nina dan disaksikan oleh ribuan penari Topeng Kelana asal Kabupaten Indramayu.
”Kabupaten Indramayu dengan jumlah 6001 penari topeng ini luar biasa. Daerah lain saja seperti Kabupaten Malang meraih Rekor Muri dalam kegiatan yang sama, hanya 3.000 peserta,”jelas Ketua Panita Ady Setiawan, kepada wartawan usai acara. (IN-015)


