Duminih: Makasih Ibu Bupati Nina yang Membantu Pemulangan Korban
INDRAMAYU — Jenazah Pekerja Buru Migran (PMI) asal Desa Lombang Kecamatan Juntinyuat Indramayu, tiba di rumah duka pada Sabtu (19/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban bernama Abdulloh (30 tahun). Putra dari almarhum Kusen dan Duminih, meninggal dunia di Jepang itu diduga akibat penyakit lambung akut yang dideritanya selama bekerja di Jepang.
Isak tangis keluarga alamrahun pecah saat kedatangan peti jenazah Abdulloh diturunkan dari ambulans. Ibu almarhum Duminih sambil menangis terus memeluk peti jenazah yang baru diturunkan oleh petugas.
Diakui Duminih, sebulan sebelum dikabarkan meninggal dunia, putra keduanya itu sempat telepon dan menyampaikan kabar akan pulang ke Indonesia.
”Katanya sih sudah beli tiket dan tinggal menunggu penerbangan saja. Pas sekarang pulang sudah meninggal dunia,”jelas Duminih seraya mengucapkan makasih banyak kepada Bupati yang membantu pemulangan almarhum.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Erpin Marpinda menyerahkan peti jenazah kepada keluarga almarhun yang disaksikan oleh Kuwu Desa Lombang H Pandi.
“Kami atas nama Pemkab Indramayu menyerahkan jenazah almarhum kepada pihak keluarga. Juga menyerahkan santunan dari ibu Bupati Nina. Agar bisa diterima oleh pihak keluarga almarhum Abdulloh,”jelas Erpin.
Erpin menjelaskan, pihaknya setelah menerima laporan adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Lombang yang meninggal di Jepang. Juga perintah Ibu Bupati Nina, tanpa menunggu lama lagi langsung melakukan kordinasi.
Baik kordinasi dengan KBRI Jepang maupun Kedutaan Besar Indonesia yang berada di Jepang. Melalui jaringan dan kolega Ibu Bupati di Jepang, alhamdulillah dengan waktu setengah bulan dari laporan yang diterima, jenazah almarhum bisa dipulangkan ke Jndonesia.
”Yang jelas tak terlepas dengan kebijakan Bupati Indramayu. Melalui gerak cepat (gercep) yang selalu dilakukan, “jelasnya.
Kuwu Desa Lombang H Pandi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Indramayu yang sangat merespons keinginan masyarakat. Awalnya saya sempat pesimis jenazah almarhum, bisa dipulangkan ke Indonesia.
Namun, kata dia, setelah adanya kabar bahwa Bupati Indramayu langsung memerintahkan Disosnaker segera membantu pemulngan jenazah almarhum.
Keluraga almarhum baru optimis dan alhamdulillah sekarang jenazah almarhum, sudah diterima pihak keluarga.”Saya mewakili keluarga almarhum mengucapkan terima kasih. Atas bantuan ibu Bupati untuk pemulangan jenazah almarhum, “katanya. (dra)


