KANDANGHAUR, indramayunews.id – Puluhan pelajar yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan pelajar lainnya diamankan polisi. Mereka diamankan di jalan Pantura Karangsinom, tepatnya di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/2/2023) sore kemarin.
Para pelajar itu diketahui berasal dari SMKN 1 Widasari, SMKN 1 Arahan, SMKN 1 Patrol, SMA PGRI Sukra dan SMK Endang Darma Ayu Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar mengatakan, petugas berhasil menggagalkan aksi para pelajar dan langsung mengamankannya, para pelajar yang hendak tawuran itu langsung digiring ke Mapolsek Kandanghaur untuk dilakukan pembinaan.
Fahri mengungkapkan, para pelajar yang berhasil diamankan sebanyak 28 orang dan mereka rata-rata berusia 15 sampai 18 tahun. Pihaknya berharap informasi puluhan pelajar yang hendak tawuran itu tidak benar. Meskipun benar, dia berpesan kepada para pelajar untuk memikirkan ulang aksinya itu.
Pihaknya meminta kepada para pelajar harus memikirkan masa depannya kelak saat dewasa. Termasuk harus memikirkan keluarga terutama orang tua. “Orang tua mana yang tidak senang jika anaknya kelak sukses,” ujar dia. Rabu (15/2/2023).
Fahri juga menyampaikan, aksi tawuran hanya akan merugikan semua pihak. Untuk korbannya bisa menimbulkan luka-luka bahkan kehilangan nyawa. Termasuk pelakunya yang hanya bisa menyesal dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Selain melakukan pembinaan, kami juga mendata identitas dari masing-masing pelajar serta memanggil pihak sekolah dan orang tua mereka ke kantor polisi,” tegas Fahri. (Ji)


