INDRAMAYU, indramayunews.id – Dalam upaya membantu pengembangan UMKM Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menggelar pelatihan PKU Akbar kepada para pelaku nasabah ultra mikro yaitu PNM Mekaar di Gedung PGRI, Sindang Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (5/8).
Pemimpin Cabang PNM Indramayu Iramana menjelaskan kegiatan pelatihan PKU Akbar dengan mengusung tema “Literasi Keuangan dan Literasi Digital”.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 1.000 nasabah PNM Mekar dengan mengikutsertakan beberapa area PNM Mekaar.
Diantara Unit Mekaar Karangampel, Unit Mekaar Jatibarang, Unit Mekaar Indramayu Kota dan Unit Mekaar Sindang. Bentuk kegiatan yang dilakukan secara offline tersebut ialah pelatihan literasi keuangan dan literasi digital.
Juga pameran produk nasabah serta pagelaran busana batik yang merupakan hasil dari klasterisasi PNM, Batik BINAYU Indramayu. Tujuan dari kegiatan, lanjut dia, untuk meningkatkan wawasan kewirausahaan (entrepreneurship) serta kemampuan dalam mengelola usaha, meningkatkan kreatifitas nasabah dalam mengembangkan produksim
Mengoptimalkan peranan kelompok dalam membangun sinergi dan menunjang usaha para anggotanya, agar terbentuknya UMKM yang tangguh, inovatif serta memiliki daya saing tinggi.
Kegiatan ini bekerjasama dengan RS Pertamina Balongan dengan dukungan cek kesehatan gratis, UDD PMI Indramayu dengan dukungan donor darah, serta DAYA Motor Honda dengan dukungan cek kendaraan berkala.
Selain menghadirkan nasabah binaan PNM, PKU Akbar kegiatan kali ini dihadiri oleh, H. Syaedin, selaku Ketua DPRD Indramayu, H. Suwenda, S. Sos., M.Si selaku Staf Ahli Bidang Perekonomian serta perwakilan dari OJK Cirebon, BRI dan Pegadaian.
“Harapan dari kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan mengenai platform digital yang dapat memperluas pasar kepada ibu-ibu nasabah PNM Mekaar,'”ungkapS
Sebagai informasi, hingga 30 Juni 2023 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp33,31 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.667.860 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.843 kantor layanan PNM Mekaar dan 642 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 35 Provinsi, 432 Kabupaten/Kota, dan 6.018 Kecamatan. (dra/rls)


