31.2 C
Indramayu
Selasa, 28 April 2026

Darurat Polusi Udara di Jabodetabek, Jokowi Turun Tangan

JAKARTAIndramayunews.id, Buruknya kualitas udara di wilayah Jabodetabek berdampak langsung pada kesehatan Presiden Jokowi. Orang nomor satu itu sudah 4 Minggu batuk akibat polusi udara di Ibu Kota, Rabu (16/08/2023).

Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Ia mengungkapkan pesan Presiden agar segera ada solusi konkret untuk mengatasi masalah polusi udara di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Dilansir dari kompas.com, Menparekraf Sandiaga mengatakan bahwa belum pernah Presiden Jokowi mengalami sakit seperti itu.

“Presiden minta dalam waktu satu minggu ini ada langkah konkret karena Presiden sendiri sudah batuk, katanya sudah hampir 4 minggu beliau belum pernah merasakan seperti ini,” kata Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dampak dari krisis udara bersih di Ibu kota juga terjadi pada sektor pariwisata di DKI Jakarta, salah satunya dari sport tourism. EO Ajang Maraton Internasional mulai memperhitungkan kualitas udara yang tidak bersih di DKI, dampak buruknya Jakarta tidak bisa menggelar olahraga maraton dunia.

“Dari segi pariwisata sudah ada beberapa kegiatan yang mendapatkan catatan, seperti misalnya ada lomba lari maraton internasional yang di sekitar Jabodetabek ini ada catatan mengenai kualitas udara yang tidak sehat,” kata mantan Wakil Gubernur DKI itu.

Ketua Bappilu Nasional PPP itu mengingatkan, jika hal ini tidak ditangani dengan baik, reputasi ataupun penyelenggaraan event tersebut akan menjadi buruk.

“Dan akhirnya berdampak juga pada penurunan minat untuk berwisata, terutama di wilayah Jakarta,” tuturnya. (Jam)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles