BA’DUNG, indramayunews.id – Sekitar 50 orang massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Cinta NKRI Bandung melakukan aksi unjuk rasa, Minggu ( 20/08/2024).
Mereka menolak keras ajakan people power yang diinisiasi oleh Rizal Fadillah dan kawanq_kawan dengan memanfaatkan momen politik nasional.
“Aliansi Pemuda Cinta NKRI Bandung juga menghimbau dan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait gerakan tersebut.
Karena yang dilakukannya itu hanya untuk kepentingan politik dari segelintir orang,”jelas kordinator lapangan (korlap) pengunjuk rasa Hendra dalam orasinya.

Menurutnya seruhan gerakan people power itu bisa menyebabkan perpecahan dan sebagai bentuk adu domba anak bangsa. Pihaknya bersama seluruh masyarakat dari berbagai kalangan sepakat menolak ajakan tersebut.”Seluruh masyarakat menolak ajakan people power. Itu hanya kehendak sekelompok orang,”imbuhnya.
Mengamati dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang ini, muncul ajakan gerakan people power. Ajakan yang dilakukan secara massif yang kedepan akan memanfaatkan momen penting nasional seperti G30S/PKI, peringatan Hari Sumpah Pemuda, dan lain lain.
Aliansi Pemuda Cinta NKRI Bandung memiliki sikap dan pandangan yang sangat tegas untuk menolak.
“Untuk apa berkoar koar people power, tidak perlu dimakzulkan. Jokowi kedepan sudah tidak jadi presiden lagi, sudah turun sendiri”, tegasnya.
Lebih lanjut, kata dia, perwakilan dari Aliansi Pemuda Cinta NKRI Bandung, mengatakan sikap bahwa m enolak ajakan gerakan people power yang dilakukan oleh kelompok kecil orang.
.
Mereka mempunyai agenda terang benderang untuk memakzulkan pemerintah yang sah, karena hal itu merupakan sebuah gerakan yang melanggar konstitusi.
Ajakan yang dilakukan secara massif di beberapa daerah untuk melakukan people power atau aksi demo besar-besaran. Hal ini disinyalir merupakan ajakan atau gerakan untuk mengacaukan ketentraman dalam kehidupan masyarakat.
Juga mereka yang menganggap People Power sebagai sebuah solusi, itu merupakan sebuah sikap putus asa, tidak mencerminkan kedewasaan berpolitik. Justru hal itu bisa membuat kegaduhan dalam masyarakat yang pada akhirnya kita semua sebagai bangsa yang merugi.
Meminta kepada penegak hukum agar menangkap dan memproses melalui mekanisme hukum yang berlaku. Terutama bagi siapa saja yang telah menggaungkan ajakan people power. Karena kita yakin bahwa hal itu merupakan tindakan makar dan sebuah pengkhianatan terhadap konstitusional. .
Ditambahlannya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu menjaga persatuan dan kesatuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dan memelihara nilai-nilai kebhinekaan dalam masyarakat.
Aliansi Pemuda Cinta NKRI Bandung TNI dan POLRI siap mendukung dalam menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Dan pada kesempatan ini kami mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 78. Semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa senantiasa menjaga dan menganugerahkan kedamaian di bumi Indonesia.
Memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan senantiasa memberikan bimbingan kepada para pemimpin bangsa ini”Mari kita jaga kondusivitas daerah. Ajak semuanya untuk tetap mecintai NKRI,”pungkasnya. (tim)


