INDRAMAYU, indramayunews.id – HINGGA Kamis (03/04/2025) petang, Taman Tugu Perjuangan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat masih ramai pengunjung, meski tidak sepadat pengunjung obyek wisata pantai yang ada di Indramayu.
Mereka hingga petang masih saling bercengkrama dengan rekan-rekannya.
Rindangnya pepohonan yang memadati Taman Tugu Perjuangan Rakyat Indranayu itu, tampaknya menjadi salah satu daya tarik pengunjung.
Mereka pun tidak dipungut karcis alias gratis, dan bisa sepuasnya jika masih “betah”berada di taman yang berada di sekitar Bunderan Mangga itu.
“Kami serombongan yang berjumlah sebelas orang, sejak siang berada disini sambil makan, minum, dan menikmati camilan yang sengaja kami bawa dari rumah,” kata Rakhmat (47), salah seorang pimpinan rombongan keluarga dari Haurgeulis Indramayu.
Dikatakannya, ia bersama rombongan keluarga mampir dan menikmati liburan di Taman Tugu Perjuangan Indramayu seusai bersilaturahmi dengan saudara-saudaranya dalam suasana lebaran Idul Fitri Tahun 2025 yang ada di sekitar kota Indramayu. Konon, karena esoknya mereka akan “balik” lagi ke Jakarta dan masuk kerja lagi di perusahaan tempatnya dalam mengais rejeki.
Meski banyak pengunjung berkomentar belum seindah dan selengkap taman wisata di beberapa kota lainnya, Taman Tugu Perjuangan Rakyat Indramayu masih dianggap lokasi bersantai dan pertemuan kelompok warga dalam berekspresi.
Pantauan indramayunews, Kamis (03/04/2025) siang hingga menjelang petang, ada beberapa kelompok warga yang mengadakan acara reuni berbagai angkatan sekolah. Salah satunya, ada acara arisan dan reunian warga yang dulunya sekolah di SMP Negeri 4 Indramayu angkatan Tahun Ajaran 1983/1984. Selain arisan, mereka pun menggelar acara Mabar (Makan Bareng).
“Kami menggelar acara kumpul-kumpul alumni SMPN 4 Indramayu Tahun 1983/1984 ini, sebagai ajang silaturahmi sesama alumni. Supaya mudah dijangkau teman-teman, ya lokasinya di Taman Tugu Perjuangan Indramayu ini,” tutur salah seorang perwakilan alumni, Solekh.
Tidak hanya rombongan alumni suatu sekolah yang menjadikan taman milik Pemerintah Kabupaten Indramayu itu sebagai salah satu lokasi berkumpul dan bersantai, sejumlah pengunjung perorangan pun terbilang banyak, dan tak sedikit pula diantara mereka membawa anak dan cucunya, karena ada tempat bermain untuk anak-anak, meski tak sedikit pula pengunjung yang mengkritisi belum lengkapnya sarana bermain anak di taman tersebut.
Salah seorang pengunjung lain, Sudiro (52) mengapresiasi adanya Taman Tugu Perjuangan Rakyat Indramayu itu, bahwa adanya taman sekitar simpang lima itu dianggapnya strategis. Tetapi ia menilai taman itu masih perlu ditata lagi.
Ia menggambarkan, lokasi yang perlu ditata kembali ruangan diorama Tugu Perjuangan lantaran banyak yang rusak.
Sudiro bergarap, Pemerintah Kabupaten Indramayu yang sekarang dipimpin Lucky Hakim bisa membenahi Taman Tugu Perjuangan supaya lebih menarik banyak pengunjung.
“Saya berharap, pemerintahan Bapak Lucky Hakim bisa menata kembali Taman Tugu Perjuangan Rakyat Indramayu,” harapnya.
Keberadaan Taman Tugu Perjuangan Rakyat Indramayu itu sudah beberapa tahun ini dijaga Satuan Pengamanan (Satpam).
“Walaupun tidak padat, namun terbilang ramai,” ujar Dodi (25), salah seorang Satpam yang tengah berjaga di kawasan Tugu Perjuangan Indranayu, Kamis (03/04/2025) petang.(Satim)


