LELEA, indramayunews.id – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menyerang warga, kali ini menyasar anak-anak di Desa Pangauban. Sejumlah anak dari dusun setempat yang kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Indramayu.
Kepala Desa Pangauban, Kuwu Daya, mengonfirmasi adanya peningkatan kasus DBD di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa setidaknya sudah ada beberapa anak yang mengalami gejala serius dan membutuhkan penanganan medis.
“Kami Harap dengan petugas kesehatan untuk melakukan penyemprotan (fogging) dan mengimbau masyarakat agar lebih menjaga kebersihan lingkungan. Fokus utama kami sekarang adalah mencegah penyebaran lebih luas,” ungkap Kuwu Daya saat ditemui di kantor desa.
Ia juga mengingatkan warga untuk rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah-wadah air, dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk.
Kuwu Daya menegaskan bahwa kasus ini bukan lagi hal sepele dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia juga mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada dan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di musim pancaroba seperti sekarang.
“Kami minta warga tidak hanya menunggu fogging dari pemerintah, tapi juga aktif memberantas sarang nyamuk di rumah masing-masing,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi. Namun, pihak desa berharap adanya tindakan segera dalam waktu dekat untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak, terutama dari kalangan anak-anak yang rentan terhadap penyakit ini.(DRA)


