33.5 C
Indramayu
Selasa, 26 Mei 2026

Ratusan Warga Desa Majakerta Demo di Pendopo Indramayu, Tuntut Kades Dicopot

INDRAMAYU, indramayunews.id – Ratusan warga Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Indramayu pada Kamis (19/6/2025). Mereka datang untuk melaporkan kepala desanya sendiri, Rendra, atas dugaan penyimpangan dan perilaku arogan selama menjabat sebagai Kuwu.

Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat itu digerakkan oleh keresahan warga terhadap kepemimpinan Rendra yang dinilai sudah di luar batas. Dalam orasinya, warga menyerukan agar sang kepala desa segera diproses secara hukum dan dicopot dari jabatannya.

“Kami datang untuk melaporkan. Pak Kuwu Rendra harus turun,” tegas Taryono (52), salah satu peserta aksi, kepada wartawan.
Menurut Taryono, masyarakat sudah sejak lama merasa resah dengan kelakuan kepala desa. Namun puncaknya baru terjadi hari ini, ketika warga sepakat untuk turun ke jalan menyuarakan tuntutan secara langsung. Ia mengklaim warga telah mengumpulkan sejumlah bukti dugaan korupsi yang dilakukan Rendra.

Salah satu dugaan penyimpangan yang disoroti adalah terkait program pemberdayaan untuk nelayan. Dalam program itu, nelayan seharusnya mendapatkan bantuan berupa jaring senilai kurang lebih Rp 2 juta. Namun kenyataannya, yang diterima oleh para nelayan hanya sekitar Rp 600 ribu.

“Korupsi ini saya ada buktinya, semuanya ada buktinya,” kata Taryono meyakinkan.
Selain dugaan korupsi, warga juga menyoroti sikap arogan sang kepala desa. Ahmad Satori (51), warga lainnya, mengaku sering menyaksikan langsung perlakuan kasar Rendra kepada warga, khususnya kepada mereka yang tidak mendukungnya saat pemilihan kuwu.

“Setiap kali warga, terutama yang dulu tidak nyoblos dia, minta tanda tangan, pasti dimarahi. Sudah bukan satu dua kali kejadian seperti itu,” ungkap Satori.

Ia menambahkan, akumulasi kekecewaan warga sudah memuncak sehingga aksi demonstrasi menjadi pilihan terakhir.

“Sekarang unek-unek masyarakat sudah penuh. Makanya kami demo. Ini sudah di puncaknya,” ujarnya.

Perwakilan massa masih berada di Pendopo Indramayu untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu. Warga berharap ada tindakan tegas dan cepat dari pemerintah maupun aparat penegak hukum atas persoalan ini. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles