31.4 C
Indramayu
Rabu, 29 April 2026

Keluarga Minta Polisi Ungkap Tuntas Kematian Putri Apriyani

INDRAMAYU, indramayunews.id – Suasana duka menyelimuti rumah orang tua Putri Apriyani (21) di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Sejak pagi, keluarga, kerabat, dan tetangga berdatangan untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada pihak keluarga.

Putri ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Blok Ceblok, Desa Singajaya, Sabtu (9/8/2025) siang. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dengan luka bakar di sekujur tubuh. Putri merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.

Paman korban, Tamsin (58), menduga keponakannya menjadi korban pembunuhan. Ia menilai kematian Putri penuh kejanggalan.

“Anak yang sejak kecil diasuh dan dibesarkan orang tuanya, kini nyawanya diambil dengan cara yang tidak masuk akal. Kami minta rekan-rekan media mengawal kasus ini agar penyebabnya terang-benderang,” ujarnya.

Ayah korban, Karja (48), mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Putri menerima transfer uang sekitar Rp 35 juta dari ibunya yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri. Uang itu rencananya digunakan untuk menggadaikan sawah keluarga.

“Kami belum tahu apakah uang itu sudah diambil atau belum, karena dompet korban masih disita polisi. Handphone dan tas korban juga masih berada di kepolisian,” katanya.
Jenazah Putri telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Rambatan Wetan.

Pihak keluarga berharap penyelidikan dilakukan secara tuntas dan transparan, sehingga pelaku dan motif kematian Putri segera terungkap. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles