32.2 C
Indramayu
Selasa, 21 April 2026

Mensos Saifullah Yusuf Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu, Target Cetak Generasi Mandiri

INDRAMAYU, indramayunews.id – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyambangi Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu untuk berdialog dengan calon peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 40 Indramayu, Senin (…). Kegiatan ini digelar menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sebagai bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan.

“Alhamdulillah Indramayu sudah mulai Sekolah Rakyat Terintegrasi. Tahun ini SD dan SMP, mudah-mudahan tahun depan ada SMA,” ujar Gus Ipul.

Ia menyebutkan, sekolah ini diperuntukkan khusus bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera, baik yang belum pernah sekolah, tidak bersekolah, maupun putus sekolah. Penerimaan siswa tidak melalui tes akademik, melainkan hanya seleksi administrasi untuk memastikan latar belakang ekonomi keluarga.

“Sekolah Rakyat bisa beroperasi di tengah semester. Karena sedang disisir siapa anak yang tidak sekolah karena kekurangan biaya dan sebab lainnya,” jelasnya.

Fasilitas Lengkap dan Pendekatan Keluarga

Menurut Gus Ipul, setiap siswa SRT akan mendapat berbagai layanan dasar seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemetaan minat bakat, makanan tiga kali sehari ditambah dua kali snack, perlengkapan sekolah, dan delapan set seragam.

Tak hanya itu, program ini juga menekankan perubahan kondisi keluarga. Orang tua siswa akan didampingi untuk memiliki usaha atau keterampilan agar secara perlahan mandiri secara ekonomi.

“Orang tua jangan cuma sekolahkan anak. Mereka juga harus berubah. Dalam lima tahun kami targetkan keluarga penerima manfaat bisa mandiri dan tidak lagi bergantung pada bansos,” tegasnya.

Disiapkan Lahan 10 Hektare untuk Gedung Permanen

Gus Ipul mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang akan dimulai tahun ini. Nantinya, setiap jenjang SD, SMP, dan SMA dapat menampung masing-masing 100 siswa per angkatan.

Kisah Haru Calon Siswa

Dalam sesi dialog, Gus Ipul sempat menyapa calon siswa dan orang tua. Salah satunya, Narsila Anandia, yang sebelumnya putus sekolah usai lulus SD karena kendala biaya.

“Di rumah bantu mama dan antar adik sekolah. Cita-cita ingin jadi dokter,” ucap Narsila dengan mata berkaca-kaca.

Ayahnya, Nurbuat, berharap putrinya mendapat masa depan cerah lewat pendidikan di SRT. “Harapan saya jadi anak solehah dan punya masa depan jelas,” katanya.

Calon siswa lain, Kurniawati, juga hadir bersama ayahnya, Dodo, seorang buruh lepas. Saat ditanya Gus Ipul apakah bersedia anaknya masuk sekolah, Dodo menjawab singkat, “Maunya sekolah anaknya.”

Pesan Mensos dan Kisah Inspiratif Bupati Lucky

Di akhir kunjungan, Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi para siswa hingga perguruan tinggi dan dunia kerja.

“Raih cita-citanya, belajar sungguh-sungguh. Ini kesempatan yang diberikan Pak Presiden, bekerja sama dengan Kemensos dan Bupati Indramayu,” katanya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim turut hadir dan berbagi kisah masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia menekankan pentingnya pendidikan dan gizi bagi tumbuh kembang anak.

“Apa yang membedakan saya dan adik kandung saya? Asupan gizi dan pendidikan. Di Sekolah Rakyat dibina dan dibiayai. Insya Allah semua lebih baik, Indonesia makin maju, cerdas bareng-bareng, tumbuh setara,” pungkasnya.

Adapun saat ini, SRT 40 Indramayu telah memiliki empat rombongan belajar dengan total 100 calon siswa, terdiri dari 50 siswa SD dan 50 siswa SMP, (DRA).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles