31.6 C
Indramayu
Kamis, 30 April 2026

PNM Cabang Indramayu Resmikan Program TJSL Budidaya Ayam Petelur di Cantigi

INDRAMAYU, indramayunews.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Indramayu secara resmi melaksanakan peresmian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur bagi nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Blok Bojong, Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu bidang peternakan Kasadi, S.Pt, Dewan Pembina Yayasan Bakti Luhur Nusantara Kosiin, S.Pd.I, Ketua Yayasan Bakti Luhur Nusantara Arif, Kabid Perekonomian dan SDA Bapperida Indramayu Indra Sulastri, S.Sos., M.Si, Manager Bisnis PNM Agus Supriyatno, serta Kepala Unit Mekaar Sindang Sindi Indahyani.

Ketua Yayasan Bakti Luhur Nusantara, Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut akan terus berjalan dan diharapkan dapat dikelola secara serius oleh para nasabah.

“Program ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, seperti halnya pengelolaan bank sampah yang sudah memberikan manfaat di desa kami.

Alhamdulillah sudah ada keuntungan yang dirasakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada PNM Cabang Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perekonomian dan SDA Bapperida Indramayu, Indra Sulastri, mengajak para nasabah untuk belajar dan memanfaatkan program secara maksimal, mulai dari beternak ayam petelur hingga pengelolaan sampah dan budidaya maggot.

“Ayo kita belajar bersama bagaimana beternak ayam, mengelola sampah, hingga budidaya maggot. Keuntungan bisa kita rasakan sendiri. Saya juga berpesan agar kepercayaan yang diberikan dijaga dengan baik, termasuk menjaga kekompakan, karena itu adalah modal utama,” tuturnya.

Di sisi lain, Manager Bisnis PNM, Agus Supriyatno, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata PNM dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi nasabah ultra mikro.

“Melalui program ini, PNM memberikan bantuan bibit ayam petelur, pakan, sarana kandang, serta pendampingan intensif agar usaha dapat berjalan optimal. Harapannya, nasabah mampu meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan, dan turut berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia menambahkan, peresmian program TJSL ini menjadi bukti komitmen PNM dalam menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada akses permodalan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup nasabah serta penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Program budidaya ayam petelur ini diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para ibu-ibu nasabah Mekaar di wilayah Kecamatan Cantigi. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles