Senjata Rahasia Menuju Tobak Nasional Kedelai
INDRAMAYU/JAWA BARAT, indramayunews.id — Di balik gebrakan besar program kedelai Indramayu yang didukung penuh oleh H. Mulyadi Suksestor, terdapat sosok ilmuwan dan inovator agrikultura yang menjadi otak sekaligus motor penggerak dari sisi teknologi dan sains pertanian: Prof. Ali Zum. Dengan menghadirkan terobosan nyata berupa Pupuk Hayati Majemuk PHOSMIT BIO P 2000 Z dan benih kedelai unggul Migo Ratu, Prof. Ali Zum telah membuka babak baru pertanian kedelai Indonesia.
Kehadiran Prof. Ali Zum di lapangan pertanian Indramayu bukan sekadar kunjungan akademis. Beliau hadir sebagai mitra strategis, membawa serta inovasi riset bertahun-tahun yang kini siap diuji dan diterapkan secara masif demi menjadikan Indramayu sebagai Tobak Nasional — pusat produksi kedelai terdepan di Indonesia.
Prof. Ali Zum: Antara Laboratorium dan Ladang
Prof. Ali Zum adalah seorang akademisi dan peneliti pertanian yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjawab tantangan terbesar pertanian Indonesia: bagaimana meningkatkan produktivitas kedelai lokal agar mampu mengurangi ketergantungan impor yang selama ini membebani devisa negara.
Berbeda dengan banyak peneliti yang hanya berkutat di ruang laboratorium, Prof. Ali Zum memilih untuk turun langsung ke lapangan. Filosofinya sederhana namun kuat: ilmu pertanian hanya bermakna ketika dirasakan langsung manfaatnya oleh petani. Inilah yang membawa beliau ke bumi Indramayu, bergabung bersama gerakan besar pengembangan kedelai yang tengah digaungkan.
“Saya percaya bahwa Indramayu punya semua yang dibutuhkan untuk menjadi produsen kedelai terbaik nasional. Yang dibutuhkan adalah teknologi yang tepat, benih yang unggul, dan dukungan pupuk hayati yang optimal. Itulah yang ingin saya hadirkan bersama PHOSMIT dan Migo Ratu,” ungkap Prof. Ali Zum.

Salah satu inovasi paling menonjol yang dibawa Prof. Ali Zum adalah Pupuk Hayati Majemuk PHOSMIT BIO P 2000 Z — sebuah produk bioteknologi pertanian yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, terutama fosfor (P), oleh tanaman kedelai dan berbagai komoditas pertanian lainnya.
PHOSMIT hadir sebagai jawaban atas salah satu masalah klasik pertanian tropis: tanah yang mengandung fosfor cukup namun tidak tersedia bagi tanaman karena terikat oleh mineral tanah. Dengan teknologi hayati yang dikembangkan, PHOSMIT membantu melarutkan dan memobilisasi fosfor terikat sehingga dapat diserap optimal oleh akar tanaman kedelai.
Keunggulan Pupuk Hayati PHOSMIT BIO P 2000 Z
Keunggulan
Penjelasan
Teknologi Hayati Alami
Menggunakan mikroorganisme unggul yang ramah lingkungan dan aman bagi ekosistem tanah
Pelarut Fosfat Alami
Melarutkan fosfat terikat di dalam tanah sehingga tersedia bagi tanaman secara optimal
Multi-Komoditas
Efektif untuk kedelai, kacang tanah, padi, sayuran, dan berbagai komoditas pertanian lainnya
Hemat Pupuk Kimia
Mengurangi kebutuhan pupuk kimia fosfor hingga signifikan sehingga menekan biaya produksi
Meningkatkan Produksi
Terbukti meningkatkan hasil panen kedelai secara nyata di berbagai lokasi uji coba
Perbaiki Struktur Tanah
Aktivitas mikroba dalam PHOSMIT membantu memperbaiki agregat dan struktur tanah jangka panjang
Produksi Bersertifikat
Diproduksi oleh Yayasan Kuzu Ajibal Barokah 8, Serang – Banten dengan standar produksi terjamin
Benih Migo Ratu: Varietas Kedelai Unggul Harapan Indramayu

Melengkapi PHOSMIT, Prof. Ali Zum juga memperkenalkan benih kedelai varietas Migo Ratu — varietas unggul yang telah melalui proses seleksi dan riset panjang untuk menghasilkan benih kedelai berkualitas tinggi yang adaptif terhadap kondisi agroekologi Indramayu.
Migo Ratu bukan sekadar nama — ini adalah simbol keyakinan bahwa kedelai lokal Indonesia mampu bersaing dari sisi produktivitas, kualitas biji, ketahanan terhadap hama, dan adaptabilitas terhadap iklim lokal. Benih ini dikemas dalam kemasan 20 kg, siap didistribusikan kepada petani-petani Indramayu yang menjadi ujung tombak program Tobak Nasional.
Keistimewaan Benih Kedelai Migo Ratu
★ Produktivitas Tinggi
Mampu menghasilkan panen yang jauh melampaui rata-rata varietas kedelai lokal konvensional, memberikan keuntungan lebih bagi petani.
★ Adaptif Iklim Tropis
Dirancang untuk tumbuh optimal di kondisi iklim tropis Indonesia, termasuk lahan kering dan sawah tadah hujan yang umum di Indramayu.
★ Biji Besar & Berkualitas
Ukuran dan kualitas biji Migo Ratu sangat baik, memenuhi standar industri tahu-tempe dan kecap yang menjadi pengguna kedelai terbesar nasional.
★ Tahan Hama & Penyakit
Memiliki ketahanan yang baik terhadap serangan hama dan penyakit utama tanaman kedelai, mengurangi risiko gagal panen.
★ Umur Panen Ideal
Umur panen yang efisien memungkinkan petani melakukan dua kali tanam dalam setahun, masa panen 3-4 kali memaksimalkan pemanfaatan lahan.
Sinergi Ilmu dan Semangat: Prof. Ali Zum Mashar
Pertemuan antara ilmuwan inovator Prof. Ali Zum dan tokoh pengusaha-sosial H. Mulyadi Suksestor adalah perpaduan yang sangat ideal dalam ekosistem pembangunan pertanian. Di satu sisi, Prof. Ali Zum membawa amunisi teknologi — pupuk hayati PHOSMIT dan benih unggul Migo Ratu. Di sisi lain, H. Mulyadi Suksestor hadir dengan jaringan, pengaruh, dan komitmen politik untuk mendorong implementasi nyata di lapangan.
Sinergi ini adalah blueprint sukses pembangunan pertanian daerah: akademisi yang inovatif bergandengan tangan dengan tokoh lokal yang berpengaruh, disatukan oleh satu visi mulia — memajukan petani Indramayu dan menjadikan Indramayu sebagai kebanggaan pertanian nasional.
Dampak yang Diharapkan dari Inovasi Prof. Ali Zum
Indikator
Kondisi Umum
Dengan Inovasi PHOSMIT + Migo Ratu
Produktivitas Lahan
1,2 – 1,5 ton/ha
Target 2,5 – 3 ton/ha
Biaya Pupuk
Tinggi & ketergantungan pupuk kimia
Lebih efisien dengan pupuk hayati
Kualitas Biji
Ukuran biji bervariasi
Biji seragam & berkualitas premium
Kesehatan Tanah
Degradasi tanah jangka panjang
Perbaikan ekosistem tanah berkelanjutan
Pendapatan Petani
Margin keuntungan tipis
Potensi peningkatan signifikan
Ketahanan Pangan
Masih bergantung impor kedelai
Menuju swasembada kedelai nasional
Jalan Panjang Menuju Kemandirian Kedelai: Tugas Kita Bersama
Kontribusi Prof. Ali Zum melalui inovasi PHOSMIT dan Migo Ratu bukan semata-mata soal produk pertanian. Ini adalah tentang membangun fondasi kemandirian pangan bangsa. Ketika Indramayu berhasil membuktikan bahwa kedelai lokal mampu berproduksi optimal dengan teknologi hayati yang ramah lingkungan dan varietas unggul yang adaptif, maka ini akan menjadi model yang bisa direplikasi ke seluruh penjuru Indonesia.
Dengan sinergi antara ilmu pengetahuan dari Prof. Ali Zum, komitmen tokoh daerah dari H. Mulyadi Suksestor, dan semangat juang ribuan petani Indramayu, maka cita-cita besar itu bukan lagi sebuah impian. Tobak Nasional Kedelai Indramayu ada di depan mata, dan setiap langkah kecil hari ini adalah batu bata yang membangun menara kejayaan pertanian Indonesia.
“Science meets the soil — ketika ilmu pengetahuan bertemu dengan tanah dan keringat petani, itulah saat revolusi pertanian sesungguhnya terjadi.”
— Prof. Ali Zum —
Inovator Pupuk Hayati PHOSMIT & Benih Migo Ratu
Informasi Produk Inovasi
Pupuk Hayati PHOSMIT BIO P 2000 Z
Benih Kedelai Migo Ratu
• Jenis: Pupuk Hayati Majemuk Cair
• Formula: BIO P 2000 Z (Pelarut Fosfat)
• Merek: PHOSMIT | Label: ALAMI
• Produsen: Yayasan Kuzu Ajibal Barokah 8
• Lokasi Produksi: Serang – Banten
• No. Reg: RPROD/BTN/03/YKAB8/02/11/2023
• Varietas: Migo Ratu (Unggul Nasional)
• Kemasan: 20 Kg / karung
• Jenis Benih: Benih Sebar Bersertifikat
• Target: Lahan Kering & Sawah Tadah Hujan
• Kecocokan: Iklim Tropis Jawa & Nasional
• Rekomendasi: Digunakan bersama PHOSMIT
Inovasi Pertanian Indramayu • PHOSMIT + Migo Ratu • Bersama Menuju Tobak Nasional.(Dra)


