INDRAMAYU, indramayunews.id – Dinas Pendidikam dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, menyayangkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) terkait pembuatan SK kunci atau penjaga kuburan (makam) Wiralodra. Pihak nya berjanji akan mengusut tuntas dugaan pungli tersebut.
“Kalau memamg benar adanya pungli dalam pembuatan SK kunci yang dilakukan oknum dinas. Dia berjanji akan mengusut tuntas pelaku tindak pidana pungli,”jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H . Caridin, kepada indramayunews.id usai acara pemberian santunan kepada anak yatim di.kantor Pendopo Indramayu, Senin (18/4).
Caridin menegaskan, dalam aturannya itu dilarang melakukan pungli dan semuanya gratis. Para kunci yang merasa dimintai uang dalam membuatan SK, silakan laporkan dan kami akan tindak tegas.”Tolong jangan main_main dengan hukum. Jika benar terjadi supaya dikembalikan lagi,”tegas Caridin dengan naga tegas.
Menurutnya, terkait dengan empat bulan honorer para kuncen yang belum diterima, memang benar karena masih dalam proses.”Yang jelas nanti pasti cair. Sabar dulu karena masih dalam proses pencairan,”pungkasnya. (IN-016)


