29.7 C
Indramayu
Jumat, 3 Juli 2026

Urea Sulit Dicari di Juntinyuat Indramayu, Harga Tembus Rp165 Ribu per Sak

JUNTINYUAT, indramayunews.id – Petani di wilayah Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, kesulitan untuk mendapatkan pupuk. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam, agar bisa mendapatkan barang yang kini banyak diburu petani.

Hal ini banyak dikeluhkan petani, salah satunya adalah Disan (54). Menurutnya, kondisi seperti ini selalu berulang di saat lahan pertanian tengah memasuki masa pemupukan.

“Mengadu juga percuma karena kondisinya tetap selalu begini. Bukan hal aneh bagi kami,” ungkapnya kepada indramayunews.id, Senin (13/6).

Untuk bisa mendapatkan pupuk, petani harus merogoh kocek lebih dalam. Harganya bahkan sampai menembus Rp165 ribu per sak (50 kilogram), jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp2.250 per kilogram atau Rp112.500 per sak.

“Sudah nyari ke sana kemari tapi katanya kosong. Kalau pun ada kios yang punya barang, harganya mahal sampai Rp165 ribu,” jelasnya.

Meski harus merogoh kocek lebih dalam, petani dengan sangat terpaksa membeli pupuk dengan harga yang mahal. Mereka tak ingin tanaman gagal panen, karena tidak mendapatkan pasokan pupuk.

“Mahal juga tetap kami beli. Dari pada rugi makin banyak,” singkatnya. (IN-011)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles