31.7 C
Indramayu
Minggu, 19 April 2026

Reses Ali Akbar di Jatimunggul Indramayu Banjir Aduan Masyarakat

TERISI, indramayunews.id – Masyarakat Desa Jatimunggul Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, mengeluhkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) dan kelangkaan pupuk. Selain itu, masyarakat mengadukan buruknya insfrastruktur jalan yang menjadi penghambat berputarnya roda perekonomian masyarakat.

Hal ini terkuak saat anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Muhammad Ali Akbar SP melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka reses Masa Persidangan II tahun 2022 di Blok Weringin Desa Jatimunggul Kecamatan Terisi, Kamis (2/6). Wakil Rakyat dari Partai Gerindra itu menerima banyak aduan dan keluhan masyarakat.

Terkait penyaluran Bansos, masyarakat banyak mengeluhkan kartu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih dipegang oleh Ketua Kelompok maupun penyalur/agen. Hal ini dianggap mengakibatkan tidak adanya keterbukaan, khususnya dalam hal penentuan harga kebutuhan pokok yang diterima.

“Fraksi Gerindra akan meneruskannya kepada instansi terkait. Kami selau berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ucap Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Lelea, Cikedung, Terisi serta Kecamatan Losarang.

Sejumlah petani juga mengeluhkan kelangkaan pupuk yang biasa terjadi saat musim tanam. Jika pun tersedia, harganya jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Diperlukan penanganan khusus dari pihak berwenang, terkait updating penerima pupuk bersubsidi. Sehingga penyaluran di lapangan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Selain dua hal diatas, persoalan infrastruktur juga masih banyak dikeluhkan warga. Betonisasi jalan poros desa, diharapkan mampu membangkitkan mobilitas serta geliat perekonomian masyarakat, yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus kawal dan perjuangkan agar bisa segera terealisasi. Sehingga pemerataan pembangunan insfrastruktur, bisa dirasakan hingga ke pelosok desa,” sebutnya.

Hal lain yang dikeluhkan warga adalah persoalan tenaga pendidik di sekolah dasar (SD), yang sebagian besar minim Aparatur Sipil Negara (ASN). Hanya terdapat satu dua ASN di tiap sekolah, dan selebihnya merupakan tenaga honorer yang tentunya bisa mempengaruhi kualitas pendidikan.

“Aspirasi akan kami tampung, untuk diteruskan kepada pihak terkait. Semoga aspirasi masyarakat bisa segera direalisasikan oleh pemerintah,” tandasnya Wakil Rakyat dengan jargon Semar Mesem.

Sementara itu, Kuwu Desa Jatimunggul, Roup menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh anggota Komisi IV DPRD kabupaten Indramayu ini. Ia berharap, aspirasi yang diserap bisa segera terealisasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan segera direalisasikan. Karena selama pandemi Covid-19 ini, kami harus berbagi anggaran pembangunan insfrastruktur dengan penanganan Covid-19,” pungkasnya. (IN-011)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles