JUNTINYUAT, indramayunews.id-Masyarakat yang tinggal di Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, dibuat resah. Pasalnya, adanya dugaan maraknya peredaraan obat_obatan terlarang yang dijual bebas di tengah masyarakat.
“Keresahaan masyarakat cukup beralasan. Karena banyak anak-anak di dasa tersebut yang terkontaminasi mengkonsumsi jenis obat terlarang. Di antaranya jenis koplo atau pil anjing yang dijual bebas,”jelas Agus (38), tokoh pemuda desa setempat kepada indramayunews.id, belum lama ini.
Agus menjelaskan, peredaran obat terlarang itu sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Sebab, lokasi yang dijadikan sebagai tempat transaksi perebadaran obat terlarang.
Tempat transaksi kata dia, di sepanjang pipa milik Pertamina Blok Jarak desa setempat.”Terus terang saya bersama warga resah. Penjualan obat terlarang itu sudah terang_terangan dan sepertinya aman_aman saja,”jelasnya.
Hal senada diungkapkan salah seorang warga yang gak mau disebut namanya. Dia mengaku miris dengan peredaran obat terlarang di kalangan pemuda. Bahkan, tak sedikit kalangan pelajar juga sebagai sasaran penjualan obat terlarang. ”Saya minta aparat penegak hukum segera turun tangan. Kasihan mental generasi muda kita sudah benar_benar rusak,”pungkasnya. (IN-014)


