INDRAMAYU, indramayunews.id – Kordinator pelaksana PT. Bina Cipta Utama, KSO Ery menjelaskan, saat ini perkembangan proyek pembangunan Breakwater di Pantai Ketapang Desa Juntinyuat hingga ke pesisir pantai Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, masih fokus pada pengerjaan penyusunan dan pelangsiran kubus kubus beton di sekitar bibir pantai dengan menggunakan alat berat exavator, Rabu (24/08/2022).
Pemasangan kubus ini juga disusun dibeberapa titik lepas pantai, sehingga membentuk bangunan Breakwater atau pemecah gelombang, yang bertujuan untuk mengurangi abrasi di sepanjang garis pantai desa sekitar.
Selain itu, pihak BBWS terus melakukan monitoring ke lokasi proyek dengan memantau aktifitas kendaraan yang menyuplai kubus kubus beton dari luar lokasi proyek.
Kegiatan BBWS juga memonitoring aktifitas para pekerja saat pengukuran dan pembuatan pancangan patok pembatas kiri atau kanan kubus beton yang akan dibangun Breakwater, sambil menunggu ketersediaan bambu getek dan kayu dolken yang saat ini belum ada suplai dari pihak pelaksana proyek.
“Selama aktifitas pekerjaan di lapangan dilaporkan dalam situasi aman dan kondusif,” Pungkasnya. (rls)


