JUNTINYUAT,indramayunews.id-Warga Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu mengeluhkan kondisi jalan mengalami rusak parah. Belum juga diperbaiki, kegiatan proyek kembali dilaksanakan.
Padahal jalan dengan panjang sekitar 1 kilometer tersebut merupakan akses utama menuju Desa Dadap dan perbatasan Desa Juntikebon. Mereka meminta kepada pihak BBWS Cimanuk Cisanggarung. Agar para kontraktor yang mengharap proyek untuk segera memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah.
Pantauan indramayunews.id lapangan, jalan tersebut kondisinya sudah berlubang-lubang, bahkan kalau turun hujan mirip kubangan kerbau. Sementara sekarang ini musim penghujan tiba, kondisinya hancur. Jika musim kemarau tiba, rumah warga dipenuhi debu hingga masuk ke dalam rumah.
“Selama ini katanya ada uang ganti rugi untuk warga yang terkena dampak. Tapi tak pernah menerima, terutama warga di Blok Gardu Desa Juntikebon, “jelas Yadi.
Warga setempat berharap kepada pihak kontraktor untuk segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Pasalnya, kerusakan jalan ditengarai akibat banyaknya kendaraan berat milik kontraktor, yang setiap hari melintas.
Hal senada diungkapkan warga lainnya. Ia mengeluhkan setiap hari rumahnya terkena debu jalan raya apabila tidak hujan. Seperti sekarang musim hujan, jalan hancur dan berlubang seperti kolam renang, “jelas Ono seraya meminta kepada pihak terkait untuk segera dalam hal ini Pemkab Indramayu untuk meminta pertanggunghawaban mereka. (iN-14)


