SINDANG, indramayunews.id – Selain video sejumlah rumah mewah yang ditempel stiker keluarga miskin yang viral di media sosial, sejumlah rumah mewah yang di tempel stiker keluarga miskin penerima bantuan sosial juga terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu.
Sejumlah petugas dari Dinas Sosial sedang menempel stiker keluarga miskin sebagai tanda keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (Bansos).
Padahal, kondisi rumah tersebut terlihat bagus dengan keadaan lantai rumah menggunakan keramik sehingga jauh dari kesan tidak layak sebagai penerima bansos.
Pasalnya, masih banyak warga yang jauh lebih membutuhkan dibanding pemilik rumah-rumah mewah tersebut untuk bisa terdaftar sebagai KPM penerima bantuan sosial.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih turut membenarkan kondisi yang ramai di tengah tersebut.
Menurutnya, upaya pelabelan stiker keluarga miskin penerima bansos ini menjadi cara dari pemerintah untuk memperbaiki kualitas KPM penerima bansos.
Pelabelan stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos ini ditempelkan pada rumah-rumah KPM penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau (PBI).
Menurut Wulan secara keseluruhan, ada sebanyak 250.825 KPM yang nantinya akan dipasangi stiker keluarga miskin penerima bansos tersebut di Indramayu.
“Saat ini baru terpasang sekitar 30 ribu rumah yang sudah dipasang dari total 250.825 KPM,” ujar Wulan melalui sambungan seluler, Kamis (29/12/2022).
Wulan berharap KPM yang sudah sejahtera bisa sadar dan merasa malu karena rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.
Mereka yang sudah masuk kategori sejahtera pun diminta untuk bisa mengundurkan diri agar bisa diganti dengan masyarakat lainnya yang benar-benar membutuhkan.
“Penempelan stiker ini menjadi sarana kita dalam rangka penyadaran terhadap mereka, terutama yang sudah lama menerima dan hidupnya sudah sejahtera untuk bisa bergantian dengan warga lain yang lebih membutuhkan,” ujarnya.
“Ini juga upaya kita untuk memperbaiki kualitas penerima bansos di Indramayu agar benar-benar tepat sasaran,” Pungkasnya. (Ji)


