INDRAMAYU, indramayunews.id – Seperti yang sudah diberitakan oleh salah satu surat kabar lokal, bahwa sekitar 3.000 demonstran yang mengatasnamakan Forum Indramayu Menggugat (FIM), akan melakukan aksi dengan mengepung Ponpes Mah’ad Al-Zaytun, untuk menyuarakan tuntutannya pada hari Kamis (15/6/2023) nanti.
Menurut LKM Masjid Rahmatan lilalamin Abdul Halim, MP menjelaskan, tuntutan para demonstran dianggap tidak berdasar, Halim pun menyatakan bahwa mereka (massa-red) pun tidak punya hubungan dengan Al-Zaytun.
“Menurut sumber yang bisa dipercaya, sebanyak 3.000 Orang adalah jumlah yang cukup besar bagi mereka khususnya bagi penggagas demo, sementara judul berita terlalu dibesar besarkan untuk pengepungan Al-Zaytun yang terlalu besar untuk peserta demo tersebut,” jelas Abdul Halim saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (14/6/2023).
Dengan adanya rencana aksi unjuk rasa tersebut, pihak Ponpes Mah’ad Al-Zaytun melalui Ustad Abdul Halim juga telah menyampaikan surat pemberitahuan ke Polres Indramayu.
Surat pemberitahuan yang dilayangkan pihak Al-Zaytun ke Polres Indramayu, berisi bahwa pihak Al-Zaytun akan menyambut para demonstran yang akan melakukan aksi nanti, dengan mengerahkan massa sekitar 10.000 Orang peserta.
Mereka akan menyambut dengan baik massa yang akan melakukan aksi di sekitar Al-Zaytun. Diantaranya yaitu dari Masyarakat anggota kelompok Tani P3KPI, Wali Santri, Karyawan Al-Zaytun, Keluarga Nelayan Indramayu, dan yang lainnya.
“Pengerahan massa dari sejumlah stake holders Al-Zaytun ini adalah jalan yang tidak bisa dihindari, untuk menunjukkan kepada khalayak bahwa tidak ada satu hal pun yang bisa di buktikan oleh mereka yang melakukan demo,” pungkas Halim. (Tim)


