32.8 C
Indramayu
Kamis, 16 April 2026

Syekh Panji Bantah Bertemu MUI, Jelaskan Kronologi Pertemuan dengan Tim Gubernur Jawa Barat-Mahad Al Zaytun

INDRAMAYU, indramayunews.id – Simpang siurnya kabar terkait proses tabayun antara Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Panji Gumilang, dengan Tim Investigasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, sudah dilaksanakan.

Sehingga.menuntut Syekh Panji Gumilang untuk segera menjelaskan kronologis yang sebenarnya saat bertemu tim di Gedung Sate pada Jumat, 23 Juni 2023 sore. Ia menegaskan bahwa proses tabayun hingga kini belum dilakukan oleh Tim Gubernur Jawa Barat.

Ketika itu memang benar sudah bertemu dengan anggota Tim Investigasi Jabar. Hanya saat itu baru sebatas untuk membahas kesepakatan saja dan proses tabayun akan dilaksanakan di Ponpes Al Zaytun Desa Mekarjaya Blok Sandrem Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu.

Dia juga membantah keras apa yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa dirinya telah bertemu dengan Tim Investigasi dalam proses tabayun di Gedung Sate itu tidak benar. Oleh karenanya Panji Gumilang membantah apa yang dikatakan MUI itu tidak benar dan saat itu ia hanya bertemu dengan anggota tim yang diketuai Prof Dr KH Badruzaman.

“Karena dari awal saya sudah menolak bertemu dengan MUI, karena mereka sudah kadung membuat pertanyaan yang menghakimi tanpa dilakukan proses tabayun terlebih dahulu,” jelas Panji Gumilang.

Menurut versi Syekh Panji Gumilang. Sebelumnya pada hari Kamis, tanggal 22 Juni 2023 sore, ia mendapat kabar bahwa Bupati Indramayu bersama anggota Tim Investigasi bentukan Gubernur Jabar itu, akan mengantarkan surat undangan untuk Al Zaytun.

Sekitar pukul 20.00 datang rombongan dari Tim Gubernur untuk Al Zaytun. Yang datang adalah Ketua Tim, Prof Dr KH Badruzaman, kabar bupati akan datang mengantarkan surat dari Gubernur. Tapi beberapa saat kemudian dibatalkan.

Undangan itu, menghendaki syekh datang ke Gedung Sate menemui tim investigasi pada pukul 13.30 WIB.

Menurut syekh, jam itu tidak layak untuk seorang yang memimpin pesantren, karena hari Jumat. Artinya jam itu adalah jumatan.

Syekh menyampaikan sanggup datang, setelah shalat Jumat. Berjalan persis setelah shalat Jumat berangkat dari Mahad menuju Bandung, ia berangkat dengan beberapa sahabat atau eksponen.

Setelah sampai di sana, diterima dengan baik oleh ketua. Acara lewat dari waktu yang ditetapkan.

Syekh menanyakan agenda apa. Mana agendanya? Yang hadir dalam acara ini, siapa saja? Karena tim, mana nama-nama tim itu.

Kita temukan, dan membetulkan surat. Ini nama bukan nama saya. Nama saya itu, di depannya ada AS atau Abdussalam Panji Gumilang. Dibetulkan nama itu.

Kita sampaikan, acara ini kami sepakati mendatangi undangan karena yang mengundang adalah ulil amri Jawa Barat. Dengan syarat tidak ada majelis ulama.

Kenapa? Karena majelis ulama telah memvonis sebelum tabayun. Setelah divonis, baru akan tabayun. Ini yang keluar dari akhlak Islam.

Umat Islam itu, tabayun dulu baru mengatakan sesuatu. Kemudian syekh bertanya, adakah majelis ulama di sini, kalau ada syekh tidak mau.

Dinyatakan tidak ada. Syekh percaya karena pimpinannya adalah Prof Dr KH Badruzaman. Kemudian masuk kepada kesepakatan.

Sebaiknya, saran syekh untuk tabayun seperti ini, akan lebih baik dan pasti baik kalau dilaksanakan di Kampus Al Zaytun. Tidak di gedung pemerintahan.

Kami tawarkan itu, disepakati untuk diadakan tabayun itu di kampus Al Zaytun. Supaya pertanyataan ada konteks.

Supaya tatkala menyampaikan bisa disesuaikan dengan lingkungan yang ada. Tidak ada maksud tidak menjawab.

Kemudian minta contoh, apa pertanyaannya itu. Supaya ketika berkembang ke mana-mana, nanti sesuai dengan pertanyaannya.

Kami sangat setuju dengan apa yang namanya tabayun itu, dengan pertanyaan apapun. Kami jawab. Andai harus ditanya tertulis, kita bisa. Jadi saat itu saya minta tqbqyun di ponpes dan di Gedung Sate saat itu baru menyepakati bersama bahwa tabayun akan dilaksanakan di Ponpes. Seperti dikutip radarcirebon.com. (tim)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles