foto istimewa
INDRAMAYU, indramayunews.id – Para penilik agen BRI Link di Kabupaten Indramayu harus lebih berhati_hati. Pasalnya saat ini marak perampokan dengan sasaran para agen BRI Link di wilayah hukum Indramayu.
Seperti yang dialami Maesaroh (40) tahun seorang agen BRI Link di Desa Tenajar Kidul, Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Ia meninggal dunia setelah dibunuh dengan cara sadis oleh 4 tersangka.
Para pelaku pembunuhan berisisial AS (53) warga Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, yang merupakan pelaku utama tindak pidana pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan terhadap pemilik agen BRI Link.
Selain itu, tersangka lainnya adalah DR (48) dan RZ (24) warga Kecamatan Kesambi, serta W (35) warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang terlibat dalam tindak pidana pertolongan jahat atau tadah terhadap hasil kejahatan yang dilakukan pelaku AS.
Mereka (tersangka, red) sudah berhasil diamankan Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu bersama petugas gabungan dari Tim Opsnal Polda Jabar Sabtu 09 Maret 2024 sekitar pukul 03.00 WIB.
Dari catatan indramayunews.id di lapangan, aksi perampokan juga menimpa agen BRI Link di wilayah hukum Kecamatan Juntinyuat pada pertengahan bulan Februari 2024 lalu. Namun sayangnya pemilik agen BRI Link itu enggan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
“Tolong mas jangan ditulis nama saya mas. Khawatir keluarga saya shock mendengar musibah ini. Terutama keluarga yang berada di luar Indramayu,”jelas korban perampokan yang namanya tidak mau ditulis dan bahkan wanti_wanti jangan ditulis.
Dari pengakuannya, saat para pelaku masuk ke rumahnya itu, ia malam itu sedang berada di luar rumah. Uang hasil transaksi sekitar 50 jutaan saat itu disimpan di atas lemari kaca dan belum sempat disimpan.”Semua uang puluhan juta raib. Bahkan yang jadi miris, malam berikutnya komplotan itu datang lagi dan merusak pintu rumah,”ceritanya dan sampai hari ini ia gak mau membuat laporan ke polisi. (tim)


