INDRAMAYU, indramayunews.id – Puluhan kepala keluarga (KK).yang tinggal di Komplek Perumahaan Kayu Putih Residence Kelurahan Margadadi Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Kamis, 14 Maret 2024 malam ini tak bisa tidur nyenyak. Pasalnya sebagian rumah mereka sudah terendam banjir akibat hujan selama tiga hari mengguyur Indramayu.
Pantauan di lapangan, malam ini sekitar pukul 22.00 WIB, saat ini sudah ada belasan rumah yang airnya sudah masuk ke dalam rumah. Sebagian rumah lainnya. air sudah berada di depan pintu masuk rumah akibat hujan yang terus turun sejak awal bulan Ramadhan.
Sejumlah warga bersama pengurus RT malam itu juga langsung turun ke lapangan. Mereka membersihkan saluran yang tersumbat sampah supaya aliran air bisa lancar. Namun di lokasi tersebut sudah menjadi langganan banjir setiap datang musim hujan.
“Setiap musim hujan turun. Lokasi di sekitar perumahaan yang dihuni ratusan KK itu sudah menjadi langganan banjir,”jelas Mahedi Akbar kepada wartawan saat di temui di rumahnya.
Padahal m’ lanjut Akbar, di belakang perumahan yang sudah berdiri hampir tujuh tahun lebih itu ada Taman Keanekaragaman Hayati.
Lokasi Taman Keanekaragaman Hayati adalah satu-satunya taman rawa yang didominasi pohon kayu putih (Gelam). Juga ada lokasi. resapan. sebagai penampung air, tapi anehnya masih banjir.”Yang pasti kalau saya lihat, ada masalah saluran air yang mampet ,”jelasnya.
Saat berita ini ditulis, air sudah mulai merendam belasan rumah. dan sebagian pemiliknya sudah siap_siap mengungsi jika hujan terus turun. (dra/Sudiyono)


