Bupati Lucky menggelar jumpa pers usai Sertijab di Gedung DPRD Indramayu, Senin, 3 Maret 2025
INDRAMAYU, Indramayunews.id – Sejumlah pejabat Eselon II A, Eselon III A dan Eselon IV A di lingkungan Pemkab Indramayu, mulai kasak kusuk. Mereka berusaha mendekati tim transisi yang di dalamnya beranggotakan tim sukses dan relawalan Lucky_Syae
Pantauan di lapangan saat Lucky _ Syafeudin, secara perdana masuk kerja di Kantor Pendopo Indramayu. Para pejabat yang dulunya melakukan propaganda agar masyarakat tidak memilih pasangan calon nomor urut 2, mereka kin tampak sibuk supaya tetap menduduki jabatan empuk.
Bahkan dengan cara apa pun mereka lakukan agar bisa menarik perhatian pimpinan baru. Agar mereka tidak kehilangan jabatan, dan tim transisi kini mulai banyak dicari oleh sekelompok mereka.”Ada sekelompok pejabat yang dulunya anti Lucky_Syarfudin.

Sekarang mereka paling pertama, melakukan. pendekatan,”jelas salah seorang pejabat Eselon IV A yang gak mau disebutkan namanya kepada indramayunews.id, usai apel pagi pada Senin, 3 Maret 2025, di Alun Alun Indramayu.
Sementara itu Bupati Lucky Hakim, menyatakan bahwa dalam penentuan jabatan Eselon II A, Eselon III A dan Eselon IV A, ia mengutamakan kompetensi daripada faktor personal seperti suka atau tidak suka terhadap individu tersebut. Juga pejabat yang ikut kampanye dalam Pilkada Indramayu mendatang itu tidak ada masalah.
Hal itu disampaikan Bupati Lucky usai mengikuti sidang paripurna dalamrangka serah terima jabatan (sertijab) Bupati Hj Nina Agustina, kepada Lucky dan Syaefudin sebagai Bupati. dan Wakil Bupati Indramayu.
Bupati Lucky mengungkapkan, meskipun ia mungkin memiliki kedekatan pribadi dengan seseorang pejabat, penempatan pejabat tetap harus berlandaskan pada kualifikasi dan kemampuan yang sesuai dengan bidang tugas yang akan dijalankan.
“Yang penting bagi saya, pejabat itu kerja baik saja. Gak usah berpikir macam_macam apalagi mau memberikan iming iming uang,”jelas Lucky, kepada awak media saat jumpa pers di depan Gedung DPRD Indramayu.
Lucky menegaskan tak perlu takut kepada saya, saya tidak pernah menyimpan dendam kepada siapa pun. Apalagi mau melaporkan pejabat yang tidak mendukung saya saat Pilkada.” Gak mungkin ya lah, masa pegawai saya mau dipenjarakan. Karena hanya gak mendukung saya.
Mari semuanya bergandeng tangan. Hilangkan semua perbedaan, dan sekarang bersama_sama membangun Kota Mangga yang kita cintai,”jelas ketua Partai Nasdem, seraya meminta kepada seluruh pihak untuk bergandengan tangan, dan mari bersama sama bangun Indramayu yang lebih baik lagi. (tim)


