INDRAMAYU, indramayunews.id – Ribuan penggemar Ratu Voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi di Indramayu, Provinsi Jawa Barat, merasa kecewa, bahkan ada yang menangis lantaran tim kesayangannya, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks kalah 2-3 dari Pink Spiders yang dimotori Ratu Voli Korea dalam partai final Liga Voli Korea.
Selisih 2 angka dalam set ke-5 sebagai set penentuan, Pink Spiders akhirnya berhasil menyabet juara V-League, begitu julukan Liga Voli Korea.
Para pendukung Red Sparks yang menggelar acara nonton bareng membentangkan layar lebar yang ditayangkan TVRI Sport berakhir dengan kekecewaan dan kesedihan.
Detik-detik terakhir pada set penentuan yang semula para fans Megatron, begitulah julukan Megawati Hangestri Pertiwi (25) bergemuruh, langsung sunyi begitu Red Sparks tertinggal 1 angka, dan satu angka berikutnya tim Pink Spiders berhasil menumbangkan Red Sparks.
“Kami langsung lemas, sedih, kecewa, dan bahkan tak sedikit pula terutama perempuan yang menangis. Meski kami menyadari, bahwa itulah hasil pertandingan. Namun jami juga tak bisa menyembunyikan rasa kecewa. Tapi kami juga harus hormat, bahwa Megatron sudah maksimal mengerahkan kemampuannya di lapangan,” kata Ali (42), salah seorang koordinator Nobar (Nonton Bareng) layar lebar V-League 2025, Selasa (08/04/2025) tengah malam.
Menurutnya, jika Red Sparks menang dan Megatron berhasil mengangkat trofi juara V-League (Liga Voli Korea), maka sejumlah fans Megatron dan Red Sparks yang tersebar di berbagai lokasi di Indramayu akan menggelar acara syukuran esoknya, Rabu (09/04/2025) siang.
Ali tak mau menjelaskan jenis acara syukurannya.
“Bentuk acara syukurannya tak perlu dijelaskan. Pokoknya ada deh. ,” tuturnya dengan raut wajah yang menurutnya sedang sedih gara-gara timnya Megatron kalah.
Sementara itu, sejak Selasa (08/04/2025) kemarin malam hingga hari ini, Rabu (09/04/2025) malam, media sosial masih diwarnai sejumlah komentar tentang final Liga Voli Korea atau V-League 2025. Walaupun Red Sparks kalah hanya runner up, namun netizen Indonesia dan Korea memberikan pujian terhadap aksi heroik Megatron dengan smes-smes petirnya yang tajam dan membuahkan poin.
Para netizen menilai, sepanjang sejarah Liga Voli Korea, baru Megatron yang dinilainya sebagai pevoli terbaik di V-League. Bahkan ada yang memberinya gelar “Ratu Voli Korea dari Asia Tenggara” karena dedikasi, perjuangan kerasnya, sikapnya yang rendah hati, aksi-aksi heroiknya di lapangan yang membuat decak kagum penonton, dan pevoli yang berhasil menyabet penghargaan terbanyak sebagai pemain terbaik sepanjang laga V-League yang diikutinya dalam dua musim sejak 2023/2024 dan 2024/2025.
Sedangkan dalam tayangan YouTube dan laman beberapa media Korea menulis, walaupun Red Sparks runner up, namun Megawati Hangestri Pertiwi (Megatron) berhasil meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dan pemain yang berpengaruh besar dalam tim (Most Valuable Player -MVP), serta rekor pertama peraihan poin V-League 2025 dengan jumlah 1.018 poin, mengalahkan pemain dari Eropa yang ikut berlaga di V-League Korea itu. (Satim)


