31.5 C
Indramayu
Minggu, 1 November 2026

Indramayu Implementasikan Program “Jabar Nyaah Ka Indung” dengan Muatan Lokal “REANG EMAN NING SEMA”

INDRAMAYU, indramayunews.id – BEBERAPA ibu lanjut usia (Lansia) yang duduk di kursi roda terparkir di halaman pendopo Bupati Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Jumat (11/04/2025) sekitar pukul 13.25 WIB ditemani anggota keluarganya. Sementara belasan ibu-ibu Lansia lainnya bergerombol seperti ada sesuatu yang sedang ditungguinya.

Saat ditanya, mereka hadir di halaman kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Indramayu itu atas undangan Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Konon, mereka akan menerima bantuan dari pemerintah. “Yang kumpul di sini, perwakilan saja untuk acara simbolis perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada para Lansia,” ujar Sidik, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Diterangkan, dikumpulkannya sejumlah ibu-ibu Lansia sore itu sebagai wujud nyata dan implementasi dari Program Provinsi Jawa Barat yang bertajuk “Jabar Nyaah Ka Indung”, program peningkatan kesejahteraan kaum perempuan, khususnya ibu-ibu Lansia.

Di hari yang sama, Jumat (11/04/2025) sore itu, terlihat sekitar puluhan para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang didominasi pensiunan pejabat, ada juga dari lingkungan pensiunan kepolisian diundang di acara tersebut.

Sekitar pukul 16.05 WIB, acara penyerahan bantuan kepada kaum ibu-ibu Lansia dimulai.
Acara itu dihadiri Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Wakil Bupatinya, H. Syaefudin.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang diwakili dan disampaikan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin mengatakan, program Provinsi Jawa Barat “Jabar Nyaah Ka Indung” merupakan program sangat bagus dan sangat mulia dalam memanjakan dan melindungi ibu-ibu Lansia.

Demi implementasi dan kesuksesan dari program itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan tajuk muatan lokal supaya dipahami warganya yang berbahasa Jawa Indramayu, yakni “REANG EMAN NING SEMA”.

Diterangkan, program “Jabar Nyaah Ka Indung” merupakan kebijakan Pemprov Jawa Barat yang fokus pada peningkatan kesejahteraan perempuan, khususnya ibu, melalui aspek kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Kemudian, di Kabupaten Indramayu, program itu diwujudkan melalui pendekatan lokal “REANG EMAN NING SEMA” yang bermakna menyayangi dan menjaga ibu, dengan melibatkan partisipasi aktif Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pendamping lansia.

“Program ini sangat mulia, karena mengajak semua insan untuk lebih peduli terhadap ibu dan para lansia,” tegasnya.

Dikatakannya, melalui semangat lokal “REANG EMAN NING SEMA” kita ingin membangun budaya menyayangi orang tua serta menciptakan Kabupaten Indramayu yang ramah lansia.

Pelaksanaan program ini dimulai dengan pendataan calon penerima manfaat, yang terdiri dari janda, lansia, dan perempuan kurang mampu yang belum mendapat pendampingan yang memadai dari keluarganya.
Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk menjadi pendamping atau orang tua asuh bagi minimal satu lansia di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu, Cicih Sukarsih, mengatakan program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong adanya sistem pendampingan jangka panjang yang menyeluruh.

“Harapannya, tidak ada lagi lansia yang terlantar di Indramayu. Lansia harus didampingi agar dapat hidup secara mandiri, produktif, dan kebutuhannya tercukupi,” katanya.

Berdasarkan data, jumlah lansia di Kabupaten Indramayu saat ini mencapai lebih dari 227 ribu jiwa, terdiri dari lebih dari 117 ribu perempuan dan 110 ribu laki-laki. Sasaran program mencakup lansia mandiri, asisten lansia, keluarga lansia, lansia terlantar, keluarga lansia miskin, serta lansia dengan gangguan sosial.

Kegiatan launching “REANG EMAN NING SEMA” dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako, dan kursi roda kepada penerima manfaat.
Bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS Kabupaten Indramayu.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu, Hj. Idah M secara simbolis menyerahkan bantuan Rutilahu dan sembako kepada ibu Lansia yang duduk di kursi roda.

Penyerahan bantuan itu digelar di balai pertemuan lantai dua yang bernama Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri dan disaksikan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah. Aep Surahman, para pimpinan SKPD, para camat, dan unsur lembaga Lansia yang ada di Indramayu.(Satim)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles