31.4 C
Indramayu
Rabu, 29 April 2026

Mantan Pegawai Bank BUMN di Indramayu Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Kredit Rp 2 Miliar untuk Judi Online

INDRAMAYU, indramayunews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu resmi menetapkan dan menahan seorang mantan pegawai bank BUMN berinisial AF (36) atas dugaan tindak pidana korupsi. AF yang sebelumnya menjabat sebagai Relationship Manager Kredit diduga menyalahgunakan dana pembayaran kredit dan dana kredit milik 71 debitur. Akibat perbuatannya, negara ditaksir mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar.

“Pada sore hari ini, Rabu 9 Juli 2025, tim penyidik Kejaksaan Negeri Indramayu telah melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka berinisial AF,” ujar Kasi Intelijen Kejari Indramayu, Arie Prasetyo, dalam konferensi pers, Rabu (9/7/2025).

Penangkapan dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup. Selanjutnya, AF resmi ditahan dan akan mendekam di Lapas Kelas IIB Indramayu selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Indramayu, Endang Darsono, menjelaskan bahwa dugaan korupsi ini berlangsung dalam rentang waktu 2021 hingga 2024. Modus pertama dilakukan AF pada tahun 2021–2023 dengan menyalahgunakan setoran pelunasan kredit dari 40 nasabah yang dititipkan melalui dirinya, namun tidak disetorkan ke bank.

Pada periode 2023–2024, AF juga terbukti menggunakan sebagian dana kredit milik 16 nasabah, serta pada tahun 2022–2024 ia bahkan menggunakan seluruh dana kredit dari 15 nasabah.

“Sehingga atas perbuatan AF ini, bank pemerintah mengalami potensi risiko finansial atau kerugian kurang lebih Rp 2.097.552.915,” jelas Endang.

Endang mengungkapkan bahwa dana tersebut digunakan AF untuk keperluan pribadi, termasuk membayar angsuran pribadinya, kebutuhan sehari-hari, dan yang paling mencolok adalah untuk bermain judi online.

“Dari pengakuan tersangka, ia telah kecanduan judi online sejak tahun 2021. Jadi uang itu sebagian digunakan untuk judi online,” pungkasnya.

Kejari Indramayu menegaskan akan terus mendalami kasus ini guna menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta upaya pemulihan kerugian keuangan negara. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles