INDRAMAYU, indramayunews.id – Seni pertunjukan wayang kulit, salah satu warisan budaya Nusantara yang sejak lama menjadi media dakwah dan hiburan masyarakat, masih menyisakan jejak sejarah di Kabupaten Indramayu. Salah satunya adalah koleksi wayang kulit milik almarhum Ki Sumyuk, seorang dalang terkenal pada masanya, yang hingga kini masih tersimpan rapi di keluarganya.
Ade Nun Sairin, cucu dari Ki Surjanah sekaligus cicit dari Ki Sumyuk, menceritakan bahwa wayang kulit peninggalan buyutnya itu berjumlah 240 buah, tersimpan dalam dua kotak. Wayang tersebut dibuat dari kulit kerbau dan seluruhnya merupakan hasil karya tangan Ki Sumyuk sendiri.
“Alm. Ki Sumyuk dulu seorang dalang wayang kulit yang cukup terkenal. Wayang-wayangnya masih ada sampai sekarang, dua kotak berisi 240 buah. Itu warisan dari beliau yang kemudian diturunkan kepada anaknya, Ki Surjanah, lalu diwariskan ke anaknya Kastinih, ibu saya,” tutur Ade, Senin (18/8/2025).
Ki Sumyuk memiliki tiga anak, yaitu Ki Surjanah, Ki Gonda, dan Nyi Sondari. Baik Ki Surjanah maupun Ki Gonda sempat meneruskan jejak ayahnya sebagai dalang. Namun, dari generasi berikutnya tidak ada yang lagi melanjutkan tradisi tersebut.
“Kami sembilan bersaudara, keturunan dari Ibu Kastinih. Tidak ada yang mampu meneruskan jadi dalang wayang kulit seperti kakek dan buyut saya. Untuk jadi dalang itu tidak mudah, ada syarat dan ritual tertentu yang harus dilakukan. Karena itu wayang-wayang ini sampai sekarang hanya tersimpan saja,” ungkap Ade.

Melihat kondisi tersebut, keluarga besar keturunan Ki Sumyuk akhirnya bersepakat untuk melepas koleksi wayang tersebut kepada pihak yang berminat. Ade menyebutkan, selain bisa dimanfaatkan oleh individu atau seniman, pemerintah daerah juga bisa menjadikannya koleksi museum agar lebih bermanfaat untuk masyarakat luas.
“Daripada tidak terpakai, kalau ada orang lain atau pemerintah yang berminat silakan. Kami sudah bermusyawarah keluarga, terutama ibu kami Kastinih, dan disepakati wayang ini boleh dijual,” tambah Ade.
Menurut Ade, pada tahun 1997 pernah ada kolektor asal Jepang yang menawar wayang tersebut dengan harga tinggi, namun kala itu masih ada Ki Gonda yang menolak sehingga batal dijual. Kini, keluarga membuka peluang bagi siapa pun yang berminat untuk memiliki wayang legendaris tersebut.
“Sekarang kalau ada yang berminat bisa langsung menghubungi saya di nomor 081395701970 atau 087781501970,” tutup Ade. (Cahyono)


