INDRAMAYU, indramayunews.id – Warga Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Mugiyono (30) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (11/9/2025).
Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tritana membenarkan adanya temuan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban.
“Untuk kronologi penemuan masih kami kumpulkan informasi. Polsek Juntinyuat menerima laporan adanya temuan mayat laki-laki tersebut. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas IPTU Trio.
Menurut keterangan, Mugiyono sehari-hari tinggal bersama anak laki-lakinya yang baru berusia 3 tahun, sementara istrinya diketahui baru sekitar sepekan berangkat bekerja ke luar negeri. Saat ditemukan, rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam, dan di dalamnya terdapat anak korban yang terus menangis.
Seorang tetangga korban, Samsia, mengaku sempat mendengar tangisan anak kecil dari rumah Mugiyono. Ia sempat mengetuk pintu rumah, namun tidak mendapat jawaban.
“Saya kira korban sedang istirahat, jadi saya tidak berani mengganggu. Ternyata saya baru tahu ada kejadian ini,” ungkapnya.
Sementara itu, kakak ipar korban, Tarsudi, menjelaskan bahwa ia sempat mendatangi rumah Mugiyono dua hari sebelumnya namun tidak mendapat jawaban. Pada Kamis pagi, ia kembali datang dan mendengar tangisan anak korban dari dalam rumah.
“Saya akhirnya inisiatif mencongkel jendela. Dari situ saya lihat anaknya sedang menangis, sementara Mugiyono terlentang di kasur dengan kondisi sudah meninggal dunia,” tutur Tarsudi.
Ia menambahkan, anak korban langsung dibawa ke rumah neneknya karena kondisinya sangat lemah akibat kelaparan, diduga sudah dua hari lebih tidak makan.
Hingga kini, polisi masih memasang garis polisi di sekitar rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). IPTU Trio Tritana menegaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Mugiyono.
“Saya belum bisa menyimpulkan dugaan, karena olah TKP masih berlangsung. Mohon waktu, nanti akan kami sampaikan informasi lebih lanjut,” tandasnya. ( TIM)


