INDRAMAYU, indramayunews.id – Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon mengalami keterlambatan akibat kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang Jalan Jengkok Raya, Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (20/9/2025) dini hari.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.07 WIB itu melibatkan KA Mataram relasi Pasar Senen – Solo dengan sebuah truk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Untuk korban tidak ada. Truk selesai dievakuasi tadi malam,” kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, saat dikonfirmasi.
Meski demikian, peristiwa tersebut berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut. Beberapa kereta yang mengalami keterlambatan antara lain:
KA 76 (Mataram) relasi Pasarsenen – Solo
KA 164 (Gumarang) relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
KA 150 (Singasari) relasi Pasarsenen – Blitar
KA 120 (Gunungjati) relasi Gambir – Cirebon
KA 92 (Jayabaya) relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
KA 22 (Argo Muria) relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng
KA 64 (Manahan) relasi Gambir – Solo
KA 96 (Harina) relasi Bandung – Surabaya Pasarturi
KA 258 (Progo) relasi Pasarsenen – Lempuyangan
KA 30F (Argo Anjasmoro) relasi Gambir – Surabaya Pasarturi
KA 180 (Tawangjaya Premium) relasi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng
KA 113 (Sawunggalih) relasi Kutoarjo – Pasarsenen
KA 73 (Senja Utama Solo) relasi Solo – Pasarsenen
KA 95 (Harina) relasi Surabaya Pasarturi – Bandung
KA 35 (Gajayana) relasi Malang – Gambir
KA 45 (Taksaka) relasi Yogyakarta – Gambir
KA 15 (Argo Dwipangga) relasi Solo – Gambir
KA 19 (Argo Sindoro) relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Gambir
KA 37 (Brawijaya) relasi Malang – Gambir
KA 31 (Pandalungan) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir
KA 41 (Sembrani) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir
KA 149 (Singasari) relasi Blitar – Pasarsenen
KA 3 (Argo Bromo Anggrek) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir
Muhibbuddin menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat keterlambatan tersebut.
“Atas kejadian ini kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang, yang menyebabkan kedatangannya di stasiun tujuan mengalami kelambatan, dan terima kasih atas pengertian dari para pelanggan,” ucapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya di malam hari.
“Ada maupun tidak ada pintu di perlintasan sebidang, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan KA, berhenti sejenak dan tengok kiri-kanan sebelum melewati perlintasan sebidang kereta api untuk memastikan keamanan,” pungkasnya. (TIM)


