PALESTINA, indramayunews.id – Emergency Medical Team (EMT) Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) ke-9 akhirnya berhasil memasuki Jalur Gaza dan langsung mulai memberikan pelayanan medis kepada masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan, (22/9/2025).
Dua relawan medis, yakni dr. Eka Budhi Satyawardhana, SpBS, dokter spesialis bedah saraf asal RSUD Indramayu, bersama dr. Regintha Yasmeen Burju Bachtum, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, kini telah bertugas di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza Selatan.
Kedua relawan ini masuk ke Gaza dalam dua tahap melalui Yordania, sebelum menembus jalur darat bersama konvoi bantuan kemanusiaan internasional. Pada tahap pertama, dr. Eka didampingi Liaison Officer (LO) Marissa Noriti berangkat pada Selasa dini hari, 22 Juli 2025, dan berhasil masuk Gaza pada 27 Juli 2025. Sementara itu, dr. Regintha menyusul dalam tahap kedua pada Minggu dini hari, 27 Juli 2025, dan tiba di Gaza pada 29 Juli 2025.
Misi EMT MER-C ke-9 ini merupakan kelanjutan dari upaya kemanusiaan yang telah dilakukan sejak 18 Maret 2024. Kehadiran para tenaga medis Indonesia di Gaza menjadi bentuk komitmen nyata MER-C untuk terus membantu rakyat Palestina yang masih menghadapi situasi kritis akibat genosida dan blokade berkepanjangan.
Dengan bergabungnya tenaga medis spesialis di RS Nasser, diharapkan pelayanan kesehatan bagi warga Gaza dapat semakin diperkuat, mengingat rumah sakit tersebut menjadi salah satu pusat layanan kesehatan penting yang masih bertahan di Gaza Selatan meski dalam kondisi serba terbatas. (Eka Budi Satyawardana)


