31.7 C
Indramayu
Minggu, 19 April 2026

Dua Mahasiswa Polindra Hilang di Sungai Cimanuk, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga

INDRAMAYU, indramayunews.id – Tim SAR gabungan masih terus berjibaku mencari dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang tenggelam di Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Hingga akhir pencarian hari kedua, Minggu (9/11/2025), kedua korban belum juga ditemukan.

Komandan Tim Basarnas Pos SAR Cirebon, Eddy Sukamto, mengatakan derasnya arus sungai menjadi kendala utama dalam proses penyisiran di lapangan. Kondisi tersebut sama seperti yang dihadapi tim pada hari pertama pencarian.

“Debit airnya cukup tinggi. Tadi siang sempat dicoba menutup bendungannya, tapi ternyata air tetap melimpah,” ujar Eddy usai menutup operasi pencarian hari kedua di wilayah Kecamatan Lohbener, Minggu sore.

Dalam operasi hari kedua, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga ke pintu air Waledan di Kecamatan Cantigi, dengan jarak sekitar 20 kilometer. Dua perahu karet diterjunkan — masing-masing milik Basarnas dan Sat Polairud Polres Indramayu — serta dibantu sejumlah perahu nelayan setempat.

Selain Basarnas dan Polairud, unsur lain yang turut terlibat antara lain BPBD Indramayu, Tagana Indramayu, serta Relawan Potensi SAR Karang Taruna Garda Sakti.

“Kami sudah lakukan penyisiran bolak-balik, tapi hingga sore hasilnya masih nihil,” kata Eddy.

Operasi pencarian hari kedua resmi ditutup pada sore hari. Tim berencana melanjutkan pencarian besok pagi dengan memperluas area hingga ke muara Sungai Cimanuk.

“Insya Allah besok kita dapat tambahan relawan untuk memaksimalkan proses pencarian,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (8/11/2025), tujuh mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra tenggelam saat kegiatan rafting di Sungai Cimanuk. Peristiwa itu terjadi ketika perahu karet yang mereka tumpangi terjebak pusaran air di sekitar Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener.

Dari tujuh mahasiswa tersebut, lima orang berhasil selamat, yakni Gelar, Heliyah, Nonik, Mus Ali, dan Fatir. Sementara dua lainnya, Agung dan Muhammad Lana Wiratno, hingga kini masih dalam pencarian.

Pihak kampus Polindra dan keluarga korban tampak terus memantau perkembangan di lokasi kejadian, berharap kedua mahasiswa segera ditemukan dalam keadaan terbaik. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles