31.7 C
Indramayu
Minggu, 19 April 2026

Dua Petani di Haurgeulis Tewas Tersambar Petir Saat Menanam Padi

INDRAMAYU, indramayunews.id – Musibah duka menyelimuti wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Dua orang petani dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir di dua lokasi berbeda saat hujan deras disertai petir melanda kawasan tersebut, Minggu (21/12/2025) siang.

Korban pertama diketahui bernama Asih Binti Alm. Sudarna (35), warga Desa Karangtumaritis Blok VIII, Kecamatan Haurgeulis. Ia ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak bernyawa di area persawahan Desa Kertanegara sekitar pukul 14.00 WIB.

Saksi mata, Edi Hartono (43), warga setempat, mengatakan korban terlihat sudah tergeletak di sawah diduga kuat akibat tersambar petir. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Karangtumaritis.

Sementara itu, korban kedua bernama Muah Binti Alm. Mista (55), petani asal Desa Wanakaya Blok VI RT 02 RW 01, Kecamatan Haurgeulis. Ia ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 14.15 WIB di area persawahan sekitar Embung Wanakaya.

Saksi Komar (75) mengungkapkan, korban ditemukan tergeletak di sawah saat hujan deras disertai petir. Warga kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

Mendapatkan laporan dari warga, Kapolsek Haurgeulis AKP Maman Kusmanto bersama anggota langsung mendatangi dua lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu proses evakuasi korban.

Kapolres Indramayu AKBP Mohammad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Haurgeulis AKP Maman Kusmanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian kondisi cuaca di wilayah Haurgeulis memang hujan lebat disertai petir.

“Benar telah terjadi peristiwa dua orang petani meninggal dunia akibat tersambar petir. Kedua korban saat itu sedang menanam padi di sawah. Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKP Maman Kusmanto.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga, perangkat desa, serta petugas medis dari Puskesmas Wanakaya.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para petani, agar lebih waspada dan segera menghentikan aktivitas di area terbuka seperti persawahan apabila terjadi hujan deras disertai petir.

Musibah ini menjadi pengingat akan bahaya cuaca ekstrem yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Pemerintah desa dan aparat setempat turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (FSYA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles