31.1 C
Indramayu
Minggu, 19 April 2026

Pertamina EP Jatibarang Field Gelar Bimtek Replikasi Program JARI TANGAN untuk Perkuat Ketahanan Pangan

INDRAMAYU, indramayunews.id – Pertamina EP Jatibarang Field melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Replikasi Program JARI TANGAN (Kerja Tani Berdikari dan Tahan Pangan) sebagai upaya mendukung pemulihan lahan pertanian serta penguatan ketahanan pangan desa. Kegiatan ini digelar pada awal Desember 2025 di Pos Pelayanan Agens Hayati (PPAH) Sri Trusmi Satu, Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.

Bimtek tersebut diikuti oleh 20 petani Desa Jatisura yang merupakan penggarap lahan pengganti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Program JARI TANGAN sendiri merupakan inovasi Pertamina EP Zona 7 yang mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri melalui teknologi fermentasi limbah organik yang sederhana, murah, dan efektif.

Replikasi program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memulihkan kesuburan lahan LP2B sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa, khususnya di wilayah operasional hulu migas. Pelaksanaan Bimtek dilakukan dengan metode praktik langsung, mulai dari persiapan bahan, proses fermentasi, hingga teknik aplikasi pupuk organik di lahan pertanian.

Kegiatan berlangsung di PPAH Sri Trusmi Satu yang dilengkapi laboratorium agens hayati berbasis tenaga surya, sebagai bagian dari Program Desa Energi Berdikari Pertamina. Hal ini menunjukkan sinergi antara pemanfaatan energi terbarukan dan penguatan sektor pertanian ramah lingkungan.

Selain tim Pertamina EP, Bimtek menghadirkan narasumber Waklan, Ketua PPAH Sri Trusmi Satu, yang memberikan pendampingan teknis terkait pemanfaatan mikroorganisme lokal dan agens hayati untuk meningkatkan kesehatan tanah serta menekan serangan hama secara alami.

Kegiatan ini turut disaksikan sejumlah pemangku kepentingan daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Bappeda Indramayu, Camat Cikedung, Sekretaris Camat Kedokanbunder, UPTD Kedokanbunder, serta perwakilan BPP Cikedung, BPP Lelea, dan BPP Kedokanbunder. Kehadiran para pihak tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk harmonisasi antara pemenuhan ketahanan energi nasional dan dukungan terhadap ketahanan pangan daerah.

“Sebagai perusahaan hulu migas, Pertamina EP tidak hanya bertanggung jawab menyediakan energi bagi negeri, tetapi juga memastikan masyarakat sekitar wilayah operasi memiliki ketahanan pangan yang kuat. Program JARI TANGAN kami hadirkan untuk membantu petani lebih mandiri, menekan biaya produksi, dan memulihkan kesuburan tanah, terutama di lahan pengganti LP2B. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan energi dan pangan secara simultan,” ujar Wazirul.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan DKPP Indramayu, Puryanto, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Pertamina EP terhadap sektor pertanian di Indramayu.

“Bimtek ini memberikan manfaat langsung bagi petani, terutama dalam memulihkan kualitas tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Upaya Pertamina EP sangat relevan dengan kebijakan ketahanan pangan daerah, dan kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperluas,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Camat Cikedung, Dadang, yang menilai kehadiran Pertamina EP memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

“Pertamina EP hadir tidak hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa. Bimtek ini sangat membantu petani kami, khususnya pengelola lahan pengganti LP2B. Kami berharap kerja sama ini berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Para petani peserta mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut karena dapat mempraktikkan langsung teknik pembuatan pupuk organik dan memahami pentingnya pemanfaatan agens hayati untuk meningkatkan produktivitas lahan secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Pertamina EP Jatibarang Field menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan desa, mendorong pertanian ramah lingkungan, serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles