INDRAMAYU, indramayunews.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag., meraih Penghargaan Tokoh Moderasi dan Kerukunan Beragama pada ajang Person of The Year 2025 Radar Cirebon. Penghargaan tersebut diserahkan di Studio Kaliandra RCTV, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, belum lama ini.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Kementerian Agama Kabupaten Indramayu dalam memperkuat harmoni antarumat beragama, mendorong dialog lintas iman, serta mengembangkan Trilogi Kerukunan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Penghargaan diterima langsung oleh Dr. H. Aghuts Muhaimin. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Indramayu sebagai rumah bersama umat beragama yang memberikan pelayanan maksimal demi terciptanya kerukunan.

“Kementerian Agama Kabupaten Indramayu menjadi rumah bersama umat beragama. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar tercipta kerukunan umat beragama. Mari kita buktikan Indramayu sebagai daerah yang rukun, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga Indramayu tetap santun, berbudaya, dan saling mencintai sesama.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang majemuk dan multikultural. Keanekaragaman adalah sebuah keniscayaan yang harus disadari dan dirawat bersama.
“Toleransi bukan menyamakan yang berbeda, tetapi menerima perbedaan tetap sebagai perbedaan. Dari situlah lahir kekayaan dan kekuatan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesadaran akan keberagaman menjadi kunci untuk saling memahami, bekerja sama, dan menebarkan kasih sayang. Agama, kata dia, mengajarkan umatnya untuk saling mengenal dan bekerja sama dalam kebaikan.

“Umat yang memamerkan kebencian, egoisme, dan tidak saling membantu bukanlah cerminan umat beragama sejati,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perbedaan harus menjadi ruang dialog agar tercipta kehidupan yang penuh kesadaran, saling berdampingan, membantu, dan menguatkan cinta kasih.
“Kerukunan adalah syarat mutlak untuk tercapainya kesejahteraan suatu bangsa,” tandasnya, Sabtu (4/1/2026).
Kepala Kemenag Indramayu juga menegaskan bahwa Kementerian Agama hadir sebagai representasi negara dalam menciptakan ketenangan dan kedamaian di tengah masyarakat. Ia menilai penghargaan yang diterimanya bukan capaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa.
“Apa pun capaian yang kita raih adalah buah dari kerja sama masyarakat Indramayu yang menjadikan toleransi sebagai budaya,” ungkapnya.
Ajang Person of The Year 2025 Radar Cirebon diberikan kepada insan berprestasi yang dedikasi dan kontribusinya dirasakan langsung oleh masyarakat. Penghargaan ini diikuti para tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari kepala daerah, pimpinan kepolisian, pimpinan instansi pemerintah, tokoh lembaga nonpemerintah, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga penggerak budaya dan ekonomi kreatif. (DRA)


