INDRAMAYU, indramayunews.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Indramayu, H. Rizki Amali Rosyadi, S.Psi., M.I.Kom, mengajak seluruh jajaran pengurus DPD PUI dan Wanita PUI Kabupaten Indramayu untuk bersama-sama mewujudkan Visi Indramayu REANG di bawah kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Ajakan tersebut disampaikan Rizki dalam momentum pelantikan pengurus DPD PUI dan Wanita PUI Kabupaten Indramayu periode 2025–2030. Menurutnya, tahun 2025 menjadi awal pengabdian baru bagi PUI Indramayu untuk berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kita berdiri di ambang pintu pengabdian baru. Pelantikan ini bukan puncak tujuan, melainkan garis start untuk bekerja lebih nyata dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Indramayu,” ujar Rizki.
Ia menegaskan, tugas PUI ke depan telah terbingkai dalam tema “Peran PUI sebagai Inklusi Sosial, Wadah Dakwah dan Pendidikan dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah.” Konsep inklusi sosial, kata Rizki, menjadi landasan utama gerak PUI agar hadir sebagai jembatan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.

“Dakwah PUI harus menyentuh setiap sudut desa, merangkul yang terpinggirkan, dan menjadi solusi persoalan sosial. PUI tidak boleh menjadi menara gading, tetapi harus turun ke akar rumput, hadir di tengah petani, nelayan, buruh, dan kaum perempuan,” tegasnya.
Di sektor pendidikan, Rizki menyampaikan komitmen PUI Indramayu untuk menjadi mesin pencetak sumber daya manusia unggul. Tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kuat secara spiritual dan berkarakter Ishlah.
“Kita tidak hanya ingin melahirkan anak-anak yang pintar, tetapi juga kokoh secara spiritual untuk memimpin Indramayu di masa depan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Rizki menegaskan komitmen penuh PUI dalam mendukung Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Maju, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Ia meyakini percepatan pembangunan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi inklusif antara Pemerintah Daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Kepada pengurus DPD PUI dan Wanita PUI yang baru dilantik, Rizki mengajak menjadikan periode 2025–2030 sebagai “Tahun Kerja Nyata.” Wanita PUI diharapkan menjadi garda terdepan dalam penguatan ketahanan keluarga dan pendidikan anak, sementara DPD PUI menjadi lokomotif pergerakan dakwah dan ekonomi umat.
“Ikutilah pesan luhur pendiri kita: Cintailah sesama manusia sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri. Itulah inti inklusi sosial yang sesungguhnya,” katanya.
Rizki juga menegaskan kesiapan PUI untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Menurutnya, PUI merupakan aset daerah yang siap memberikan gagasan dan kontribusi nyata dalam pembangunan di Bumi Wiralodra.
“Semoga Allah SWT memberikan pertolongan agar amanah ini dapat kami tunaikan sebaik-baiknya, dan Indramayu menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. (DRA)
Ketua DPD PUI Indramayu Ajak Wujudkan Visi Indramayu REANG Bersama Bupati Lucky Hakim
INDRAMAYU, indramayunews.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Indramayu, H. Rizki Amali Rosyadi, S.Psi., M.I.Kom, mengajak seluruh jajaran pengurus DPD PUI dan Wanita PUI Kabupaten Indramayu untuk bersama-sama mewujudkan Visi Indramayu REANG di bawah kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Ajakan tersebut disampaikan Rizki dalam momentum pelantikan pengurus DPD PUI dan Wanita PUI Kabupaten Indramayu periode 2025–2030. Menurutnya, tahun 2025 menjadi awal pengabdian baru bagi PUI Indramayu untuk berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kita berdiri di ambang pintu pengabdian baru. Pelantikan ini bukan puncak tujuan, melainkan garis start untuk bekerja lebih nyata dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Indramayu,” ujar Rizki.
Ia menegaskan, tugas PUI ke depan telah terbingkai dalam tema “Peran PUI sebagai Inklusi Sosial, Wadah Dakwah dan Pendidikan dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah.” Konsep inklusi sosial, kata Rizki, menjadi landasan utama gerak PUI agar hadir sebagai jembatan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.
“Dakwah PUI harus menyentuh setiap sudut desa, merangkul yang terpinggirkan, dan menjadi solusi persoalan sosial. PUI tidak boleh menjadi menara gading, tetapi harus turun ke akar rumput, hadir di tengah petani, nelayan, buruh, dan kaum perempuan,” tegasnya.
Di sektor pendidikan, Rizki menyampaikan komitmen PUI Indramayu untuk menjadi mesin pencetak sumber daya manusia unggul. Tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kuat secara spiritual dan berkarakter Ishlah.
“Kita tidak hanya ingin melahirkan anak-anak yang pintar, tetapi juga kokoh secara spiritual untuk memimpin Indramayu di masa depan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Rizki menegaskan komitmen penuh PUI dalam mendukung Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Maju, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Ia meyakini percepatan pembangunan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi inklusif antara Pemerintah Daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Kepada pengurus DPD PUI dan Wanita PUI yang baru dilantik, Rizki mengajak menjadikan periode 2025–2030 sebagai “Tahun Kerja Nyata.” Wanita PUI diharapkan menjadi garda terdepan dalam penguatan ketahanan keluarga dan pendidikan anak, sementara DPD PUI menjadi lokomotif pergerakan dakwah dan ekonomi umat.
“Ikutilah pesan luhur pendiri kita: Cintailah sesama manusia sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri. Itulah inti inklusi sosial yang sesungguhnya,” katanya.
Rizki juga menegaskan kesiapan PUI untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Menurutnya, PUI merupakan aset daerah yang siap memberikan gagasan dan kontribusi nyata dalam pembangunan di Bumi Wiralodra.
“Semoga Allah SWT memberikan pertolongan agar amanah ini dapat kami tunaikan sebaik-baiknya, dan Indramayu menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. (DRA)


