28.3 C
Indramayu
Jumat, 6 Maret 2026

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Salurkan 1.000 Paket Sembako

INDRAMAYU, indramayunews.id – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau sejumlah wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir genangan yang melanda Kecamatan Indramayu dan sekitarnya. Banjir tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem dengan curah hujan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi sejak Senin malam hingga Selasa, 26–27 Januari 2026, serta diperparah oleh buruknya sistem drainase.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian muka air (TMA) berkisar antara 30 hingga 90 sentimeter.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Bupati Lucky Hakim adalah Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, tepatnya di Perumahan Bumi Dermayu Indah (BDI) 2 dan 3, pada Rabu (28/1/2026). Di kawasan tersebut, ratusan rumah warga masih terendam banjir.

Usai dari Perumahan BDI, Bupati melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Margadadi, tepatnya di Perumahan Cidayu. Hingga saat ini, kawasan tersebut juga masih dilanda genangan banjir yang merendam ratusan rumah warga.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Perumahan Marga Mekar dengan kondisi hampir serupa, di mana ratusan rumah warga masih tergenang air, serta beberapa wilayah lain yang masih terdampak banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Maulana Malik, Ketua Baznas Indramayu Dr. H. Aspuri, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Bupati Lucky Hakim menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako yang bersumber dari Baznas Indramayu. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menerjunkan tim medis untuk memantau kondisi kesehatan warga, mengingat mulai muncul sejumlah keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan gangguan kesehatan lainnya.

Di hadapan warga, Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmennya untuk segera melakukan penanganan banjir, khususnya melalui penyedotan air yang hingga kini masih menggenangi rumah-rumah warga.

“Untuk saat ini kita lakukan penyedotan air di lokasi yang terdampak banjir,” ujar Lucky Hakim.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Daerah juga akan melakukan langkah penanganan secara komprehensif, termasuk percepatan penyelesaian saluran air yang menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Setelah saluran tersebut rampung, pemerintah tidak menutup kemungkinan akan membangun sodetan sebagai solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles