28.3 C
Indramayu
Jumat, 6 Maret 2026

Bupati Lucky Hakim Turun Tangan Atasi Banjir di Desa Cemara Kulon

INDRAMAYU, indramayunews.id – Banjir akibat cuaca ekstrem melanda pemukiman warga di Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). Genangan air berwarna cokelat merendam akses jalan hingga masuk ke rumah warga dengan ketinggian mencapai 40 hingga 60 sentimeter.

Merespons kondisi tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung ke lokasi terdampak banjir untuk memastikan penanganan berjalan cepat serta kebutuhan warga terpenuhi. Kehadiran orang nomor satu di Indramayu itu menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sugeng Heriyanto, Camat Losarang Encep Ria Setiadi, Ketua BAZNAS Indramayu Dr. H. Aspuri, BPBD Indramayu, Kuwu Desa Cemara Kulon Sudarno, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Bupati Lucky Hakim bersama rombongan menyusuri wilayah yang terendam banjir, menyapa warga, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak. Ia juga memastikan langkah-langkah penanganan darurat dilakukan secara terpadu.

Selain itu, pelayanan kesehatan jemput bola turut diberikan kepada warga. Kepala UPTD Puskesmas Cemara, Kasini, S.Tr.Keb., hadir langsung memberikan pemeriksaan kesehatan gratis guna mengantisipasi munculnya penyakit akibat lingkungan yang lembap dan tercemar pascabanjir.

Untuk meringankan beban warga, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyalurkan bantuan berupa beras dan paket sembako yang bersumber dari DKPP serta BAZNAS Indramayu.

Di hadapan warga, Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Ia menargetkan pengurasan muara serta pembangunan sodetan sebagai solusi utama.

“Kita targetkan bikin sodetan dan pengurasan muara. Ini menjadi PR saya sebagai kepala daerah. Bersama tim, kami akan segera rapat dengan BBWS terkait pintu air yang jebol di Kecamatan Losarang, ada tiga titik yang harus segera ditindaklanjuti,” tegas Lucky Hakim.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mengerahkan seluruh dinas terkait agar penanganan dapat segera diselesaikan. “Kita berusaha semaksimal mungkin. Yang pertama pengurasan dan bikin sodetan. Kita datangkan semua dinas terkait dan kita bereskan bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, warga mengusulkan normalisasi sejumlah aliran sungai yang bermuara ke Desa Cemara Kulon, di antaranya muara Kali Ajrab, Kali Pangkalan, dan Kali Krimun. Warga menyebutkan bahwa Hulunya Desa Cemara Kulon merupakan titik muara dari beberapa aliran sungai seperti Kali Cilet, Kali Mayit, Kali Krimun, dan Kali Betoka.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat terdampak banjir menjadi bentuk nyata kepedulian dan komitmen untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan, serta kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles