INDRAMAYU, indramayunews.id – Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero), Dody Husodo Hargo, mengapresiasi komitmen Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui aksi penanaman 6.600 bibit mangrove (bakau) dan penebaran benih udang di Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-66 PT Adhi Karya sekaligus sebagai bagian dari program rehabilitasi mangrove dalam aksi mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir Indramayu.
Dalam sambutannya, Dody Husodo Hargo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Adhi Green dengan tema “Hijaukan Alamku, Selamatkan Bumiku. Kita jaga alam, maka alam menjaga kita.”
Ia menegaskan, sebagai perusahaan BUMN konstruksi, PT Adhi Karya tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
“Adhi Karya telah berkontribusi dalam pembangunan nasional yang bersifat monumental dan berkelanjutan. Hari ini, kami melaksanakan penanaman mangrove dan penebaran benih udang di Desa Cemara Kulon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa garis pantai Indramayu yang mencapai sekitar 140 kilometer membutuhkan perhatian serius, terutama dalam perlindungan ekosistem mangrove.
“Pantai Indramayu panjang, dan kebutuhan lahan yang terus meningkat membuat mangrove banyak beralih fungsi menjadi tambak. Akibatnya, mangrove kalah dan kita merasakan dampaknya berupa abrasi,” kata Lucky.
Ia mengingatkan agar penanaman mangrove tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, banyak penanaman gagal karena teknik yang kurang tepat dan minimnya perawatan pasca tanam.
“Jangan hanya nanam lalu ditinggal. Harus disiapkan ajir dan tekniknya benar. Kalau yang hidup 70 persen saja itu sudah bagus. Biasanya yang hidup hanya mencapai 30 persen,” jelasnya.
Lucky menambahkan, mangrove memiliki manfaat besar, mulai dari menahan abrasi, menjadi tempat pembesaran ikan dan udang, hingga berfungsi sebagai penyerap karbon yang berpotensi mendukung skema carbon trading.
“Laut itu bisa menghidupi kita. Mangrove punya potensi besar, bahkan bisa menjadi peluang carbon trading di Indramayu yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur masyarakat,” tuturnya.
Bupati berharap kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa pesisir lainnya di Indramayu. Ia juga mengapresiasi dukungan PT Adhi Karya (Persero) dan berharap sinergi tersebut terus berlanjut, termasuk dalam pembangunan infrastruktur pertanian di Indramayu.
“Saya berharap PT Adhi Karya terus membantu Indramayu, terutama dalam pembangunan infrastruktur pertanian,” pungkasnya.
Usai sambutan, Bupati Lucky Hakim didampingi Komisaris Utama PT Adhi Karya Dody Husodo Hargo dan jajaran secara simbolis melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Cemara Kulon, Losarang, sebagai wujud nyata komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan pesisir Indramayu. (DRA)


