INDRAMAYU, indramayunews.id – Prof. Dr. Ipong Dekawati, M.Pd. mencatatkan hasil menonjol dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Rektor Universitas Wiralodra periode 2026–2030 yang digelar Senat Akademik, Sabtu 14 Maret 2026.
Forum akademik yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 16.30 WIB tersebut menjadi ajang penilaian terhadap gagasan strategis para kandidat dalam memimpin arah pengembangan Universitas Wiralodra di masa mendatang.
Kegiatan UKK dihadiri oleh 41 dari total 42 anggota Senat Akademik yang memiliki hak memberikan penilaian terhadap paparan visi, program kerja, serta kapasitas kepemimpinan para calon rektor.
Dalam forum tersebut, Prof. Ipong Dekawati memaparkan visi pengembangan Universitas Wiralodra sebagai perguruan tinggi yang unggul, kompetitif, berdampak, serta memiliki identitas lokal yang kuat di tingkat nasional pada tahun 2030. Visi tersebut juga diarahkan sebagai fondasi menuju proses penegerian institusi secara berkelanjutan.
Paparan tersebut berhasil meyakinkan mayoritas anggota Senat Akademik. Hal ini dibuktikan dengan perolehan 29 suara dari total 41 suara sah atau sebesar 70,73 persen. Selain itu, Prof. Ipong juga meraih nilai rata-rata UKK tertinggi yaitu 89,702, mengungguli dua kandidat lainnya.
Visi yang disampaikan didukung oleh sejumlah program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas akademik, penguatan riset dan publikasi ilmiah, peningkatan jumlah mahasiswa, serta perbaikan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan melalui tata kelola universitas yang lebih profesional.
Dalam paparannya, Prof. Ipong juga menyoroti sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi Universitas Wiralodra. Di antaranya posisi klaster penelitian yang masih berada pada kategori madya, akreditasi institusi yang masih berada pada peringkat B, serta tren penurunan jumlah mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menawarkan strategi percepatan peningkatan kinerja riset melalui penguatan jaringan hibah penelitian nasional, peningkatan kualitas sumber daya dosen hingga tingkat doktor dan profesor, serta pengembangan program pembelajaran inovatif, termasuk kelas pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi.
“Universitas perlu bergerak adaptif menghadapi perubahan zaman dengan memperkuat kualitas akademik, inovasi riset, serta tata kelola yang profesional,” ujar Prof. Ipong dalam forum UKK tersebut.
Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan ini akan menjadi bagian dari tahapan proses pemilihan Rektor Universitas Wiralodra periode 2026–2030. Selanjutnya, para calon akan mengikuti tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan di tingkat Yayasan Wiralodra Indramayu yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2026. (DRA)


