32.9 C
Indramayu
Rabu, 28 Oktober 2026

Bupati Lucky Hakim Menyayangkan Aksi Demonstrasi Berujung Perusakan Fasilitas Umum

INDRAMAYU, indramayunews.id – Bupati Indramayu Lucky Hakim menyayangkan aksi demonstrasi penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak nila salin yang berujung ricuh di kawasan Alun-Alun Indramayu, Kamis (2/4/2026).

Aksi yang dilakukan massa dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) tersebut diduga berakhir dengan perusakan sejumlah fasilitas umum. Kerusakan meliputi vas bunga, pot taman, pagar pembatas, tiang lampu, kursi taman, hingga sarana pedestrian di sekitar pendopo dan alun-alun. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam konferensi pers di Aula Pendopo Kabupaten Indramayu, Lucky Hakim menyampaikan penyesalannya atas kejadian tersebut. Ia menilai tindakan anarkis sangat disayangkan, mengingat pemerintah daerah telah membuka ruang dialog dengan perwakilan massa.

“Sangat kami sayangkan aksi ini berujung anarkis. Padahal sejak awal kami terbuka untuk berdialog dan mencari solusi bersama. Fasilitas umum yang dirusak ini dibangun dari uang rakyat dan untuk kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Lucky menegaskan bahwa fasilitas yang dirusak merupakan aset publik yang seharusnya dijaga bersama. Meski demikian, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada penyelenggara aksi untuk bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Indramayu meminta koordinator aksi segera mengidentifikasi oknum yang terlibat dalam perusakan dan menunjukkan itikad baik untuk mengganti kerugian yang ditimbulkan.

“Kami masih membuka ruang penyelesaian secara bertanggung jawab. Namun tentu harus ada itikad baik,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proyek revitalisasi tambak nila salin merupakan program pemerintah pusat dalam skema PSN, sementara pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator di tingkat daerah.

“Perlu dipahami, ini adalah program pemerintah pusat. Pemda hanya memfasilitasi koordinasi di daerah,” jelasnya.

Meski mengedepankan penyelesaian secara persuasif, Lucky memastikan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam apabila tidak ada tanggung jawab dari pihak terkait. Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menempuh jalur hukum.

“Jika tidak ada tanggung jawab, kami akan berkoordinasi dengan Polres Indramayu untuk mengambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Saat ini, dinas terkait masih melakukan pendataan kerusakan, sementara pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman atas insiden tersebut. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles