34.8 C
Indramayu
Minggu, 19 April 2026

Bank bjb Indramayu Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemda dalam Digitalisasi Pajak

INDRAMAYU, indramayunews.id – Pimpinan Cabang Bank bjb Indramayu, Sigit Lesmana, menegaskan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transformasi digital layanan pajak.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan “Transformasi Digital Layanan PBB-P2 dan Tabungan Samsat dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah” yang digelar di Aula Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga sektor perbankan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan sistem pelayanan pajak yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam sambutannya menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai langkah konkret untuk meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah.

“Dengan adanya digitalisasi, tingkat kebocoran dapat diminimalkan sehingga harus kita optimalkan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengajak para kuwu untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta menjaga transparansi dalam setiap proses pembayaran.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Indramayu, Amrullah, menyebutkan bahwa transformasi digital menjadi strategi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan PAD.

Menurutnya, sektor pajak daerah masih menjadi tulang punggung PAD, terutama dari PBB-P2 dan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dalam lima tahun terakhir, penerimaan PBB-P2 tercatat meningkat signifikan hingga 160 persen atau hampir Rp60 miliar.

“Pada tahun 2025, penerimaan PBB-P2 mencapai Rp97,2 miliar atau naik 12,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 telah didistribusikan sebanyak 681.537 SPPT kepada masyarakat. Berbagai inovasi terus dilakukan, termasuk pemutakhiran data serta penerapan sistem digital guna mempermudah akses layanan pajak.

Dari tingkat provinsi, perwakilan Bapenda Jawa Barat, Dwi Agus Sulistyo, menekankan pentingnya adaptasi daerah dalam menghadapi tekanan fiskal, terutama di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Ia menyebutkan, digitalisasi layanan menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah menghadirkan berbagai inovasi layanan Samsat digital seperti SAMBARA, e-Samsat, dan SIGNAL.

Dukungan nyata juga datang dari sektor perbankan. Pimpinan Cabang Bank bjb Indramayu, Sigit Lesmana, menyampaikan bahwa pihaknya siap berkontribusi dalam mendukung program pemerintah daerah, baik melalui peningkatan layanan keuangan berbasis digital maupun kontribusi terhadap PAD dari sisi deviden.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam mendorong digitalisasi layanan pajak guna meningkatkan kemudahan, transparansi, dan optimalisasi pendapatan daerah,” tegasnya.

Kegiatan ini turut diisi dengan diskusi interaktif yang dimoderatori Sekretaris Bapenda Indramayu, Suyitno, serta penyerahan simbolis SPPT dan DHKP. Peserta juga diperkenalkan dengan simulasi penggunaan barcode pada SPPT yang memungkinkan akses data secara real time.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, sektor perbankan, serta masyarakat, diharapkan optimalisasi PAD dapat terus meningkat guna mendorong pembangunan Indramayu yang lebih maju dan berkelanjutan. (TIM)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles