34 C
Indramayu
Sabtu, 24 Oktober 2026

Wamenag Hadiri Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Indramayu, Resmikan Kick Off Santri Berhaji

INDRAMAYU, indramayunews.id – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafii, menghadiri puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat yang dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ma’arif Kaplongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan ribu santri dari Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon tersebut menjadi momentum penguatan peran pesantren dalam pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan bangsa.

Dalam kegiatan itu, Wamenag juga melakukan kick off program Santri Berhaji melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi santri untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat H. Dudu Rohman, anggota DPR RI Maman Imanulhaq, Ketua Pembina Yayasan Darul Ma’arif H. Dedi Wahidi, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat George, jajaran Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama, serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu Dr. H. Aghuts Muhaimin.

Ditjen Pesantren Jadi Tonggak Sejarah Baru

Bertindak sebagai pembina upacara, Wamenag Romo Muhammad Syafii menyampaikan bahwa pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama menjadi tonggak penting dalam penguatan pengakuan negara terhadap keberadaan dan peran pesantren.

Ia menjelaskan, pembentukan Ditjen Pesantren tersebut ditandai dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2026, tujuh tahun setelah diundangkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

“Tujuh tahun pasca-diundangkannya UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sejarah baru terukir melalui diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren,” kata Romo.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat rekognisi, afirmasi, dan pelembagaan komitmen pemerintah terhadap pesantren agar memperoleh dukungan yang memadai dalam mencetak generasi unggul.

Ia menegaskan, pesantren memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada pendidikan agama, tetapi juga mencakup dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman dan Nyaman

Romo menjelaskan, terdapat tiga fungsi utama pesantren yang menjadi landasan dalam pengembangan kehidupan pesantren di Indonesia.

Pertama, pesantren sebagai lembaga pendidikan agama atau tafaqquh fid-din harus mampu menyediakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi para santri dalam menimba ilmu.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Agama telah menggulirkan program RANA atau Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak, yang diarahkan untuk menciptakan lingkungan perlindungan anak di rumah, lembaga pendidikan, ruang publik, ruang digital, termasuk pondok pesantren.

“Kami sudah menggulirkan program RANA, Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak. Di rumah, di ruang pendidikan, di ruang publik, di ruang digital, utamanya adalah di pondok pesantren,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah memberikan perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi para santri melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Kedua, pesantren berfungsi sebagai lembaga dakwah yang berperan melahirkan generasi pencerah, menyebarkan nilai-nilai keagamaan, serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Ketiga, pesantren menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat yang diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi para santri dan lingkungan sekitarnya.

Dalam hal pemberdayaan ekonomi, Romo menyampaikan bahwa pemerintah mendorong dukungan permodalan bagi santri yang memiliki kemampuan dan minat berwirausaha.

“Bank Himbara sudah menyatakan tekadnya untuk memberikan kredit modal usaha dengan jaminan para kiai di pesantren,” paparnya.

Ia berharap, berbagai dukungan tersebut dapat meningkatkan kualitas kehidupan pesantren sekaligus melahirkan alumni yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Indonesia dan umat, serta menjadi penerang bagi masyarakat dunia.

Kakanwil Kemenag Jabar: Santri Mampu Bersaing di Tingkat Internasional

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi berbagai dukungan dan program pemerintah yang ditujukan bagi pondok pesantren.

Menurut Dudu, dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi unggul yang memiliki kemampuan di berbagai bidang.

Ia menilai, santri saat ini tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional serta menunjukkan prestasi dalam bidang sains dan teknologi.

“Banyak santri kami yang di luar negeri menjuarai lomba baca Al-Qur’an maupun kitab. Tak hanya itu, di bidang sains dan teknologi pun santri sudah banyak menunjukkan kemampuannya,” kata Dudu.

Terkait penunjukan Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan sebagai lokasi puncak peringatan HSN 2026 tingkat Jawa Barat, Dudu menjelaskan bahwa pesantren tersebut memiliki fasilitas dan kapasitas area yang memadai untuk menampung puluhan ribu peserta dari berbagai daerah.

Dedi Wahidi Harap Santri Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pembina Yayasan Darul Ma’arif, H. Dedi Wahidi, mengajak para santri untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Pendiri Ponpes Darul Ma’arif tersebut berharap, semangat perjuangan para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi santri dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Semoga santri, sesuai pesan Pak Wamen, bisa menjadi penerus dari para pejuang dan para syuhada,” ungkap Dedi Wahidi.

Peringatan HSN 2026 di Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya santri, mulai dari tari-tarian hingga pertunjukan marching band. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi upacara bendera dan pembacaan naskah Resolusi Jihad.

Kemenag Indramayu: Hari Santri Bukan Sekadar Seremonial

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengingat kembali peran historis santri dan ulama dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia menyoroti Resolusi Jihad yang dicetuskan para ulama pada 22 Oktober 1945 sebagai salah satu bukti penting kontribusi kalangan pesantren dalam perjuangan bangsa.

Menurutnya, peringatan Hari Santri harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran ulama, santri, dan pesantren yang turut berjuang dengan pengorbanan besar.

“HSN 2026 menjadi momentum mengingat sejarah bahwa peran santri dan ulama memiliki saham besar dalam merebut kemerdekaan. Hari Santri juga menunjukkan bahwa santri bisa berperan aktif dan negara harus hadir memenuhi kebutuhan pesantren,” ujarnya.

Ia menegaskan, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi dorongan agar para santri terus mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan melalui berbagai bidang kehidupan.

Aghuts berharap, santri Indramayu mampu berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Ke depan, Hari Santri tidak hanya dijadikan seremonial, tetapi bagaimana peran-peran santri bisa mengisi kemerdekaan. Santri bisa menjadi apa saja untuk menjadikan dirinya bermanfaat, karena khairunnas anfa’uhum linnas,” pungkasnya.

Peringatan HSN 2026 di Indramayu pun menjadi pengingat bahwa pesantren tidak hanya berperan dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi penerus bangsa yang mampu menjawab tantangan zaman.(DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles