JATIBARANG,indramayunews.id-Dugaan kasus pembunuhan yang korbannya adalah guru ngaji dan marbot masjid, mengundang kecaman keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu. Pihaknya mendesak kepada pihak kepolisian untuk segera membuka motif dibalik pembunuhan korban berinisial RFA (21).
Pernyataan itu sampaikan Ketua MUI Kabupaten Indramayu, KH Moh Syatori, kepada wartawan pada Senen (29/8/2022) di kediamannya.
Ketua MUI KH Moh Syatori menyampaikan bela sukawa, atas meninggalnya saudara kita yang diduga menjadi korban pembunuhan. Dia sebagai tokoh ulama mendesak kepada pihak kepolisian supaya pelaku segera ditanggkap dan adili seberat_beratnya.
Karena kalau tidak segera diungkap motif dari pembunuhan tersebut, maka akan terus menduga_duga. Sehingga, lanjut dia, jangan sampai timbul fitnah di kalangan umat Islam yang akibatnya saling curiga dan akan menimbulkan kesan negatif kepada umat Islam.
Apalagi yang meninggalnya adalah tokoh Islam.“Semua proses hukum kita serahkan kepada polisi. Agar segera ada titik terang siapa pelaku pembuhuan tersebut,”tegasnya. (iN_14).


