INDRAMAYU,indramayunews.id_Ada pemandangan yang berbeda di hari ulang tahun ke_495 Kabupaten Indranayu. Salah satunya Kirab Tunggul dan Pataka mewarnai puncak hari jadi.
Yang menjadi istimewa pada momentum hari jadi tahun ini adalah tampilnya Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang menaiki Kereta Paksi Griya Kencana yang terdapat simbol bunga mawar.
Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Indramayu didampingi suaminya Erwin. Tampak diatas kereta yaitu Direktur Perumdan Tirta Darma Ayu Dr Ady Setiawan. Suasana semakin meriah, mereka diarak ratusan becak yang dinaiki para pejabat dan tokoh mas
Kegiatan Pawai Kirab Tunggul Dan Pataka dimulai dari Pendopo indramayu pukul 08.00 WIB. Rute tersebut dilanjut menuju jalan RA Kartini, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI. Panjaitan, Jalan Jenderal Sudirman dan Finish di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu.
Kemudian Bupati serta Wakil Bupati , Jajaran DPRD Indramayu dan Para Pejabat Pemda Indramayu mengikuti jalannya Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-495 Indramayu.
Hadi Suprapto merupakan penggagas Kereta Paksi Griya Kencana menjelaskan Kirab Tunggul adalah kirab prestasi atau penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu yang di bawah anggota Paskibraka Kabupaten Indramayu.
“Kami mengarak sebuah pertanda atau simbol daerah. Juga sebagai identitas Indramayu kepada masyarakat dan hari ini Indramayu telah berusia ke-495 Tahun,”ujar Hadi Suprapto yang juga Ketua Pembina Rumah Bhineka Tunggal Ika
Kereta Paksi Griya Kencana yang dibuat dari Kecamatan Jatibarang pada Tahun 2016 memiliki filosofi yang menarik. “Bupati Nina Agustina ini kami sebut sebagai ratu pangresa dan ada simbol mawarnya. Biasanya melatinya saja pada kepala daerah terdahulu.
Dominan bunga mawar terhadap Bupati Nina ini kita nilai mempunyai ketegasan, ketajaman dan filosofi bahwa walaupun sosok wanita tapi beliau tegas, lugas, humanis, fleksibel dan keibuan itu ada di Ibu Bupati Indramayu Nina Agustina,”ujar Hadi. (Rizky)


