INDRAMAYU, indramayunews.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Hj. Idah Nuryani Syaefudin meninjau “Biodigester” yang ada di kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim), sekitar 300 meter dari Pendopo Bupati Indramayu, Selasa (15/04/2025) sore sekitar pukul 17.05 WIB.
Kunjungannya itu, konon, untuk melihat secara langsung keberadaan peralatan prosesing sampah organik yang bisa memproduksi gas jenis elpiji, sehingga bisa dimanfaatkan oleh para pedagang yang ada di kawasan yang dulunya “bibir” Sungai Cimanuk itu.
Dalam kunjungannya Selasa sore itu, Idah Nuryani Syaefudin memperoleh penjelasan dari pihak PT. Polytama Propindo, perusahaan yang mendanai dan yang membuat produksi gas berbasis sampah organik tersebut.
Bahkan, isteri Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin itu setelah memperoleh penjelasan dari mulai produksi sampah organik hingga bisa menghasilkan gas, dan bisa dimanfaatkan pemilik warung untuk kepentingan memasak, langsung meninjau salah satu warung yang sudah memanfaatkan gas hasil produksi Biodigester itu.
“Saya sangat bersyukur dan terima kasih atas keberadaan Biodigester ini. Semoga bermanfaat untuk para pedagang yang ada di kawasan Kulcim ini,” ujar Idah, anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Golkar itu.
Idah Nuryani Syaefudin meminta, supaya gas yang dihasilkan Biodigester itu mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pedagang atau warung-warung yang berjejer di kawasan Kulcim, dan pihak perusahaan bijih plastik itu menyanggupinya.
Dalam kunjungannya ke lokasi Biodigester itu, Idah Nuryani Syaefudin didampingi Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan merangkap Plt Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Elly Sunarti dan Endi Wahyadi, Kabid Pengelolaan Sampah.
Diperoleh keterangan, Biodigester yang dikembangkan pihak Polytama Propindo itu berbasis MLO (Material Lanjutan Organik). Hasil produksi gasnya diprogramkan bisa menjangkau sekitar 38 warung yang bermukim di kawasan Kulcim Indramayu.(Satim)


