31.2 C
Indramayu
Senin, 27 April 2026

FKDT Indramayu Gelar Halalbihalal dan Pelantikan DPAC, Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan Insentif Guru MDT

INDRAMAYU, indramayunews.id – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu menggelar acara Halalbihalal dalam rangka memperingati Hari Lahir FKDT ke-13 yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) FKDT Kecamatan se-Kabupaten Indramayu untuk masa khidmat 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Selasa (15/4/2025) dan menjadi momen penting dalam memperkuat peran pendidikan diniyah di Indramayu.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Ketua DPC FKDT Indramayu H. Aspuri, serta Ketua DPW FKDT Jawa Barat KH. Atep Abdul Gofar yang secara resmi melantik jajaran DPAC FKDT Kecamatan.

“Pada hari ini, saya atas nama DPW Provinsi Jawa Barat, melantik dan mengukuhkan saudara-saudara sebagai DPAC FKDT Kecamatan. Saya percaya saudara mampu mengemban tugas ini dengan baik, amanah, dan penuh tanggung jawab. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan meridhoi kita semua,” ujar KH. Atep Abdul Gofar.

Ketua DPC FKDT Indramayu, H. Aspuri, menegaskan bahwa FKDT bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan wadah strategis untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas dan relevan dengan kehidupan berbangsa.

“Atas nama para guru MDT, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lucky Hakim. Kami mendukung penuh program Indramayu Mengaji yang beliau canangkan—minimal anak-anak kita harus bisa Iqro 6,” ujarnya.

Pada tahun 2025, tercatat ada 985 lembaga MDT (MDTA dan MDTW) di Indramayu dengan total 5.730 guru dan 98.730 siswa. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 3.611 guru yang telah mendapat insentif dari pemerintah, sementara sisanya hanya menerima honor berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyatakan keprihatinannya dan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan guru MDT.

“Banyak guru baik, tetapi honornya hanya Rp50 ribu sebulan. Saya ingin mencari solusi konkret. Dalam visi REANG, kata pertama adalah Religius. Saya ingin anak SD ke SMP sudah wajib bisa ngaji. Ini akan kita buat sistem formalnya,” tegas Lucky Hakim.

Bupati juga berencana menambah jam pendidikan agama di tingkat SMP menjadi dua hari dalam seminggu sebagai upaya memperkuat karakter religius generasi muda Indramayu. Sebagai bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah, secara simbolis Bupati menyerahkan bantuan insentif sebesar Rp3,2 miliar kepada para guru MDTA se-Kabupaten Indramayu, mencakup periode Januari hingga Maret 2025.

Acara ini menjadi penegasan sinergi antara FKDT, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan diniyah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga menyejahterakan para pengabdi pendidikan keagamaan di Kabupaten Indramayu.(DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles