31 C
Indramayu
Minggu, 11 Oktober 2026

EST School Resmi Dibuka di Indramayu, Hadirkan Konsep Pendidikan Berwawasan Lingkungan dan Teknologi

INDRAMAYU, indramayunews.id – Lembaga pendidikan Eco Socio Tech (EST) School Indramayu resmi dibuka melalui acara grand opening yang digelar di Jalan Panyindangan, Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (10/10/2026).

Kehadiran EST School menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Sekolah yang digagas oleh putra daerah ini mengusung konsep pendidikan berwawasan internasional dengan memadukan kepedulian terhadap lingkungan, kehidupan sosial kemasyarakatan, serta penguasaan teknologi modern sejak usia dini.

Pada tahun ajaran perdana, EST School membuka penerimaan sebanyak 30 siswa untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

turut Kebahagiaan Murid Est School pada Grand Opening

Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali, Ketua Pelaksana Badan Pengelola (BP) Rebana Helmy Yahya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Wira Yodan Cendekia Anggawira, Ketua Yayasan Wira Yodan Cendekia Freesha Rezkana, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Turut hadir Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu H. Kasan Basari, anggota DPRD dari Fraksi Golkar H. Tatang, dan tokoh masyarakat H. Sidik.

Ketua Yayasan Wira Yodan Cendekia, Freesha Rezkana, mengatakan bahwa kehadiran EST School di Indramayu merupakan bentuk tanggung jawab moral putra daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Wali Murid dan Para tamu Grand Opening Est aschool

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah bisa melaksanakan launching dan grand opening EST School Indramayu. Pengalaman dan konsep pendidikan yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun kini kami bawa ke Indramayu sebagai bagian dari tanggung jawab moral untuk ikut membangun daerah,” ujar Freesha.

Menurutnya, pendidikan merupakan sektor penting yang harus mendapat perhatian serius karena memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Karena itu, diperlukan langkah nyata dan kolaborasi berbagai pihak agar masyarakat Indramayu memperoleh akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

“Kalau pendidikan kita baik, insyaallah kualitas generasi muda kita ke depan juga akan semakin baik. Salah satu upaya meningkatkan IPM adalah melalui pendidikan yang berkualitas. Karena itu, kita harus bersama-sama berusaha agar Indramayu tidak tertinggal dari daerah lain,” ungkapnya.

Freesha yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu tersebut menambahkan, daerahnya memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari wilayah pesisir yang luas hingga sektor pertanian dengan hasil produksi yang melimpah.

Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM agar masyarakat tidak hanya menjadi penghasil sumber daya alam, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

“Indramayu memiliki potensi yang sangat besar. Kita punya wilayah pesisir yang luas, lahan pertanian yang produktif, dan hasil pertanian yang melimpah,” tuturnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Wira Yodan Cendekia, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A., menyampaikan bahwa grand opening EST School menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lembaga pendidikan tersebut kepada masyarakat Indramayu.

Dalam kesempatan yang sama, Helmy Yahya menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

Ia menilai, pengembangan lembaga pendidikan berkualitas tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan sektor swasta dan masyarakat.

“Pendidikan berkualitas memang memerlukan biaya besar. Karena itu, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi perlu partisipasi swasta dan masyarakat,” ujarnya.

Helmy juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru untuk mendukung profesionalisme tenaga pendidik. Ia mendorong agar gagasan mengenai standar gaji guru yang lebih layak, termasuk wacana setara 1.000 dolar AS, mendapat perhatian serius.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguasaan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) atau sains, teknologi, teknik, dan matematika sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.

Menurutnya, penguatan STEM perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter, nilai spiritual, kemampuan komunikasi, dan pemahaman sosial.

Konsep pendidikan yang memadukan aspek lingkungan, sosial, dan teknologi di EST School diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indramayu dalam memilih pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Dengan dibukanya EST School, diharapkan semakin banyak pilihan lembaga pendidikan berkualitas di Kabupaten Indramayu sekaligus mendorong keterlibatan putra daerah dalam membangun generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan global. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles